Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa


Siti Adidah
27/11/2023

“Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa.”

Penggalan dari lirik lagu “Hymne Guru” ini memberikan makna yang sangat dalam, tentang guru yang memiliki posisi sangat penting dalam sebuah negara. Lirik lagu tersebut memberikan makna bahwa seorang guru senantiasa mengajari siswanya dengan ikhlas dan rela berkorban tanpa mengharapkan timbal balik. Jadi, ketika kita seringkali memperingati Hari Pahlawan, guru juga termasuk di dalamnya. 

Pada tanggal 25 November adalah peringatan Hari Guru Nasional untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada guru atas dedikasi mereka dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik. Hal ini juga bisa membuat kita lebih menghargai seorang guru dan lebih menghargai ilmu. 

Baca juga: Hidup yang Kita Keluhkan, Boleh Jadi Adalah Hidup yang Orang Lain Inginkan

“Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” menjadi gelar untuk guru yang sering kali kita dengar di luaran. Kalimat seperti ini memang pantas disematkan kepada para guru. Jika negara diibaratkan rumah, guru adalah tiangnya. Guru menjadi peran penting dalam membentuk generasi cerdas dan berkualitas. Tanpa seorang guru, sebuah negara tidak akan berjalan dengan baik, karena untuk melahirkan generasi-generasi penerus bangsa perlu ada campur tangan seorang guru. 

Guru bukan sekadar memberikan pengajaran terhadap para siswa, tetapi juga sebagai pendidik yang membentuk karakter anak. Melalui guru, setiap orang mendapatkan banyak pengalaman, pelajaran, dan ilmu pengetahuan yang nantinya dapat memberikan perubahan, baik untuk diri sendiri, masyarakat, agama, dan negara.

Guru adalah jendela ilmu. Bagaimana tidak? Kita belajar dari yang tidak tahu menjadi banyak tahu karena pengajaran yang diberikan oleh guru. Berawal dari tidak bisa membaca sampai mengetahui banyak hal. Tidak akan ada profesi lain jika tidak ada guru, karena semua berawal dari seorang guru. Mereka mengajarkan ilmu, akhlak mulia, tanggung jawab, kedisiplinan, dan lain sebagainya.

Baca juga: Jangan Malas! Inilah Doa Rasulullah

Berkat didikan guru, seseorang bisa menjadi orang yang berilmu. Dan Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu. Oleh karena itu, dalam setiap pembelajaran seringkali kita dengar bahwa adab lebih utama daripada ilmu. Artinya, sebelum mendapatkan ilmu pengetahuan, lebih dulu kita harus memiliki adab kepada seorang guru, agar ilmu yang kita pelajari dapat diterima juga dengan baik. Berikut salah satu ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang guru.

“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang munkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (Q.S Ali-Imran: 104).

BACA JUGA