Menampilkan postingan artikel "wakaf"
Atasi Krisis Iklim dengan Infak Hijau, Memangnya Bisa?
Risdawati 09/06/2026
Dunia hari ini sedang tidak baik-baik saja, dan generasi muda adalah kelompok yang paling merasakan kecemasannya. Ketakutan akan masa depan bumi yang rusak bukan lagi sekadar bualan ilmiah, melainkan beban mental nyata yang dipikul oleh Gen Z. Jurnal ilmiah The Lancet Planetary Health bahkan pernah melansir data global yang menyebutkan bahwa mayoritas anak muda di usia belasan hingga dua puluhan tahun mengalami kecemasan akut terkait krisis iklim.
Untukmu yang Diam-Diam Aku Doakan
Risdawati 03/06/2026
Di tengah riuhnya kota, orang-orang berjalan dengan kisah dan perjuangannya masing-masing. Ada yang tampak tersenyum meski menyimpan kegelisahan, ada pula yang terlihat baik-baik saja padahal sedang berjuang menghadapi berbagai ujian hidup. Tidak semua luka terlihat oleh mata, dan tidak semua beban sempat diceritakan kepada orang lain.
Peran Perempuan dalam Tradisi Infak yang Sering Terabaikan
Risdawati 30/04/2026
Di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang terus berkembang, peran perempuan dalam menopang kesejahteraan keluarga semakin nyata dan tak dapat diabaikan. Kehadiran mereka tidak hanya terlihat dalam kontribusi ekonomi melalui berbagai bidang pekerjaan, tetapi juga dalam peran yang lebih luas, yakni sebagai penjaga nilai kepedulian, pengelola kebutuhan rumah tangga, dan penggerak budaya berbagi.
Sedekah Waktu yang Sering Terlupakan
Risdawati 23/04/2026
Di tengah kehidupan yang serba cepat, waktu menjadi salah satu hal paling berharga dalam hidup manusia. Setiap orang memiliki kesibukan, prioritas, dan lingkaran sosialnya masing-masing. Tak heran jika waktu sering kali hanya diberikan kepada orang-orang terdekat, seperti keluarga, sahabat, atau mereka yang memberi rasa nyaman.
Infak Barang Bekas: Layak atau Hanya Memindahkan Beban?
Risdawati 09/04/2026
Pernahkah terpikir, saat kita memberikan barang yang sudah tidak terpakai seperti baju lama, sepatu jarang dipakai, atau peralatan yang tersimpan lama, apakah itu benar-benar bernilai sebagai infak?
Memaksimalkan 10 Hari Terakhir Ramadan dengan Memperbanyak Sedekah
Nurul Aisyah 18/03/2026
Sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan fase paling istimewa karena di dalamnya terdapat Lailatulqadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah saw mencontohkan peningkatan ibadah di akhir Ramadan, termasuk dalam hal sedekah. Sedekah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga wujud syukur, harapan ampunan, dan sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Apakah Zakat dan Sedekah Hanya di Bulan Ramadan?
Nurul Aisyah 07/03/2026
Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan sehingga banyak orang memilih menunaikan zakat dan memperbanyak sedekah pada waktu ini. Meski demikian, kepedulian kepada sesama tidak seharusnya hanya hadir pada bulan Ramadan, karena kebutuhan orang yang membutuhkan ada sepanjang tahun. Oleh karena itu, sedekah dapat dilakukan kapan saja, sementara zakat harus ditunaikan ketika waktunya telah tiba sesuai ketentuan syariat.
Mengapa Sedekah Kecil Terasa Begitu Besar di Bulan Ramadan?
Risdawati 20/02/2026
Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Setiap amal kebaikan yang dilakukan di dalamnya memiliki nilai yang jauh lebih besar dibandingkan bulan lainnya. Salah satu amalan yang paling dianjurkan dan memiliki keutamaan luar biasa adalah sedekah. Tidak heran jika banyak ulama menyebut bahwa pahala sedekah di bulan Ramadan sangat berlipat ganda, bahkan melebihi sedekah di waktu biasa.
Zakat atau Sedekah? Jangan Sampai Tertukar!
Nurul Aisyah 12/02/2026
Zakat dan sedekah sama-sama bentuk berbagi dalam Islam, tetapi kedudukannya berbeda. Zakat bersifat wajib dengan aturan yang jelas, sedangkan sedekah bersifat sunnah dan lebih fleksibel. Memahami perbedaannya penting agar kewajiban terpenuhi dan pahala semakin sempurna.
Meneladani Kebiasaan Sedekah Rasulullah saw
Risdawati 05/02/2026
Bagi banyak orang, sedekah bukan soal niat, melainkan soal keberanian. Niat sudah ada, tetapi tangan kerap tertahan oleh pikiran: "bagaimana kalau nanti kurang?" "bagaimana kalau kebutuhan mendesak?" Kekhawatiran ini membuat sedekah terasa seperti beban, bukan kebahagiaan. Kita menunda, menunggu cukup, menunggu aman, padahal rasa cukup itu sering kali tak pernah benar-benar datang.