Menampilkan postingan berita "infak-sedekah"
Perkuat Kas Kelompok, KWT Cahaya Gemilang Buka Pemesanan Bibit Kopi
Risdawati 28/04/2026
Cilacap, (28/4) – Kelompok Wanita Tani (KWT) Cahaya Gemilang terus menunjukkan eksistensinya dalam memperkuat kemandirian ekonomi lokal. Melalui inisiatif terbaru, kelompok ini secara resmi membuka pemesanan bibit kopi berbagai jenis, mulai dari Robusta, Arabika, hingga Liberika bagi masyarakat dan pelaku usaha tani.
Pensiun Bukan Akhir, Kisah Ngatino Jadi Petani Sejahtera
Risdawati 28/04/2026
Bagi Ngatino, usia 56 bukanlah tanda untuk berhenti, melainkan titik awal sebuah perjalanan baru. Setelah seperempat abad menghabiskan waktu bergelut dengan teriknya matahari dan beratnya memanen tandan sawit di lapangan, pria asal Jawa Tengah ini harus menghadapi fase baru: masa pensiun telah tiba, namun dapur harus tetap mengepul.
Dorong UMKM Bambu Jatikuwung Go National, LAZ Al Azhar Siapkan Strategi Pemasaran
Risdawati 23/04/2026
Karanganyar, (23/4) – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar Jawa Tengah bersinergi dengan Al-Khair Foundation Indonesia menggelar aksi kemanusiaan dan pemberdayaan di Kampung Zakat Desa Jatikuwung, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar. Selain menyalurkan dukungan sarana ibadah, kolaborasi ini difokuskan pada penguatan ekonomi lokal.
Kelompok Ternak Sumberhayati Sukses Olah Limbah Jadi Pupuk Organik Berkualitas
Risdawati 23/04/2026
Cilacap, (22/4) – Kelompok Peternak Sumberhayati terus memperkuat ekosistem program peternakannya melalui produksi pupuk organik padat. Saat ini, proses produksi telah memasuki tahap pengemasan setelah melewati fase fermentasi dan penggilingan oleh operator terampil.
Mantan Buruh Sawit Jadi Petani Sukses, Begini Cara Rebo Mengolah Lahan Belukar
Risdawati 21/04/2026
Rebo (52), anggota Kelompok Tani Hutan Tanaman Rakyat Koperasi Karya Mandiri asal Desa Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari perjalanan. Sosoknya menjadi inspirasi bagi warga sekitar karena kegigihannya mengubah nasib di usia yang tidak lagi muda.
Momentum Hari Kartini, Kelompok Wanita Desa Jemawan Klaten Buktikan Kemandirian Ekonomi
Risdawati 21/04/2026
Klaten, (21/4) – Momentum Hari Kartini menjadi ajang bagi kelompok ibu-ibu di Desa Jemawan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah untuk memperkuat koordinasi dan menyampaikan capaian positif program pemberdayaan masyarakat. Bertempat di Desa Gemilang Jemawan, Kelompok Bank Sampah Sadar Asri dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menggelar pertemuan rutin sekaligus seremonial apresiasi pendampingan program.
Peringati Hari Kartini, KWT Cahaya Gemilang Desa Dondong Kejar Target Bibit Kopi Liberika
Risdawati 21/04/2026
Cilacap, (21/4) – Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026, semangat emansipasi ditunjukkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Cahaya Gemilang di Desa Dondong. Dengan penuh semangat dan cekatan, para perempuan penggerak ekonomi desa ini melakukan pengisian polibag media tanam bibit kopi liberika.
Kelompok Tani Karya Mandiri Panen Raya Padi Gogo di Lahan Bekas Belukar
Risdawati 20/04/2026
Tanah Bumbu, (20/4) – Kelompok Tani Koperasi Karya Mandiri Desa Mangkalapi, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, menggelar panen raya padi gogo varietas Buyung atau padi gunung pada Senin (20/4). Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi bersama LAZ Al Azhar, BPP Kusan Hulu, dan PT Cipta Kridatama selaku mitra pembina.
Keteguhan di Balik Butir Kelapa: Kisah Perjuangan Mukhlasin
Risdawati 19/04/2026
Bagi Mukhlasin (48), usia bukanlah penghalang untuk terus menjemput rezeki. Sehari-hari, ia menjalani rutinitas yang cukup menguras fisik sebagai penjual kelapa. Namun, di sela kesibukannya mengolah komoditas tersebut, bapak dua anak ini masih mampu menyisihkan waktu dan tenaga untuk mengelola usaha sampingan di bidang peternakan.
Udan Buldani: Dedikasi Petani dan Pengabdian Tanpa Batas
Risdawati 19/04/2026
Udan Buldani adalah sosok yang tumbuh dan besar bersama tanah. Lahir di Cianjur pada 23 Maret 1966, ia telah mengakrabkan diri dengan dunia pertanian sejak masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar. Baginya, bertani bukan sekadar profesi untuk menyambung hidup, melainkan napas dan ritme perjalanan yang ia tekuni dengan penuh ketulusan.