Menampilkan postingan dengan label "cilacap"
Aksi Belanja Yatim di Jeruklegi Cilacap, Bahagiakan Anak-Anak Dusun Pagak di Bulan Ramadan
Risdawati 17/03/2026
Cilacap, (16/3) – Ramadan menjadi momentum istimewa untuk melipatgandakan kepedulian terhadap sesama. Semangat inilah yang melandasi hadirnya kegiatan “Belanja Yatim” bagi sepuluh anak di Dusun Pagak, Desa Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.
Pererat Tali Persaudaraan, Warga Jeruklegi Gelar Buka Puasa Bersama
Risdawati 05/03/2026
Cilacap, (04/3) – Suasana khidmat menyelimuti Dusun Pagak, Desa Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, saat masyarakat setempat berkumpul untuk melaksanakan acara buka puasa bersama. Kegiatan yang terlaksana berkat dukungan dari sahabat Al Azhar ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan sosial antarwarga di bulan suci Ramadan.
Kuatkan Iman dan Imun, Program Spesial Ramadan LAZ Amal Bunda untuk Lansia di Cilacap
Risdawati 04/03/2026
Cilacap, (04/3) – Mengisi momentum Ramadan, LAZ Amal Bunda menyelenggarakan program pengobatan gratis bagi warga lanjut usia (lansia) di Saung Ilmu. Kegiatan ini menjadi potret sinergi sosial yang memadukan layanan kesehatan fisik dengan penguatan spiritual bagi masyarakat setempat.
Kolaborasi Saung Ilmu dan Rintisan Amal Bunda Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Cilacap
Risdawati 25/02/2026
Cilacap, (24/2) – Keberadaan Saung Ilmu di Desa Dondong terus menunjukkan peran pentingnya bagi masyarakat. Tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, Saung Ilmu kini juga menghadirkan layanan kesehatan bagi warga sekitar.
Nyala Ramadan: Hidangan Berbuka Puasa Satukan Warga Desa Dondong di Saung Ilmu
Risdawati 20/02/2026
Cilacap, (19/2) – Mengawali momentum bulan suci Ramadan, masyarakat Desa Dondong menggelar kegiatan Hidangan Berbuka Puasa yang bertempat di Saung Ilmu Gemilang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (19/2). Kegiatan ini dihadiri oleh semua unsur masyarakat, mulai dari generasi muda hingga orang tua, yang berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan.
Kantongi NIB, Pupuk Organik Asal Desa Dondong Cilacap Resmi Dipasarkan
Risdawati 12/02/2026
Cilacap, (11/2) – Hilirisasi sektor peternakan di Desa Dondong memasuki babak baru. Peternakan Sumberhayati resmi mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui layanan perizinan berusaha di Kabupaten Cilacap untuk memproduksi dan mendistribusikan pupuk organik berbahan dasar kotoran hewan (kohe).
Gandeng Unsoed, Kelompok Peternak Sumberhayati Desa Dondong Kembangkan Produksi Pupuk Organik
Risdawati 05/02/2026
Cilacap, (05/2) – Kelompok Peternak Sumberhayati di Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, melakukan langkah strategis dalam pengembangan sektor pertanian melalui inovasi produksi pupuk organik berbasis kotoran hewan (kohe). Program yang dijalankan bersama tim KKN Universitas Soedirman (Unsoed) Purwokerto ini berfokus pada pengembangan strategi pemasaran serta optimalisasi hasil produksi guna meningkatkan nilai ekonomi limbah ternak di tingkat desa.
Produktivitas Padi Desa Dondong Meningkat, Petani Sambut Panen Raya
Risdawati 02/02/2026
Cilacap, (02/2) – Sektor pertanian Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, menunjukkan perkembangan positif pada panen awal musim tanam pertama tahun ini. Peningkatan hasil panen padi ini memberikan dampak langsung terhadap ketersediaan pangan di tingkat desa.
KWT Cahaya Gemilang dan Mahasiswa KKN Unsoed Olah Limbah Jadi Pupuk Organik di Saung Ilmu
Risdawati 28/01/2026
Cilacap, (28/1) – Kelompok Wanita Tani (KWT) Cahaya Gemilang di Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, kini mulai beralih ke sistem pertanian mandiri guna menyikapi ketergantungan pada pupuk kimia. Melalui kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, para petani perempuan ini memanfaatkan lahan Saung Ilmu untuk memproduksi pupuk dan pestisida organik secara swadaya.
Manfaatkan Pisang Lokal, UMKM Ini Menghidupi Lebih dari Satu Keluarga
Risdawati 26/01/2026
Di tengah melimpahnya komoditas pisang, Ali Maksum (63), seorang pengrajin makanan ringan, berhasil mengoptimalkan potensi pertanian lokal menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Selama lima tahun terakhir, Ali menekuni menekuni produksi sale pisang dan lanting sebagai pilar utama ekonomi keluarganya.