Menampilkan postingan artikel "infak-sedekah"
Jangan Bagikan Zakat Sembarangan!
Nurul Aisyah 25/02/2026
Zakat adalah ibadah yang telah diatur secara tegas dalam syariat dan tidak boleh dibagikan sembarangan. Al-Qur’an menetapkan delapan golongan penerima zakat (asnaf) sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah: 60, sehingga distribusinya tidak boleh didasarkan pada pertimbangan pribadi semata. Pemberian zakat juga harus memperhatikan prinsip kehati-hatian, terutama jika penerima adalah pelaku maksiat atau orang yang terlilit utang, agar tidak digunakan untuk hal yang bertentangan dengan tujuan syariat.
Zakat Penghasilan dan Batas Kewajiban yang Perlu Dipahami
Nurul Aisyah 12/02/2026
Polemik pemotongan 2,5% dari honor Rp650.000 memunculkan pertanyaan tentang apakah jumlah tersebut telah memenuhi syarat wajib zakat. Zakat memiliki ketentuan yang jelas, termasuk nisab setara 85 gram emas per tahun, sehingga tidak setiap penghasilan otomatis wajib dizakati. Karena itu, diperlukan kehati-hatian dalam menetapkan kewajiban serta membedakan antara zakat wajib dan sedekah agar ajaran tetap proporsional, adil, dan tidak memberatkan.
Zakat atau Sedekah? Jangan Sampai Tertukar!
Nurul Aisyah 12/02/2026
Zakat dan sedekah sama-sama bentuk berbagi dalam Islam, tetapi kedudukannya berbeda. Zakat bersifat wajib dengan aturan yang jelas, sedangkan sedekah bersifat sunnah dan lebih fleksibel. Memahami perbedaannya penting agar kewajiban terpenuhi dan pahala semakin sempurna.
Punya Harta tapi Juga Punya Utang: Apakah Zakat Masih Wajib?
Nurul Aisyah 09/02/2026
Kewajiban zakat bagi orang yang memiliki harta sekaligus utang ditentukan oleh keadilan, kepemilikan yang sah, dan kemampuan nyata. Para ulama sejak dahulu menjelaskan bahwa utang tidak selalu menggugurkan zakat selama harta masih mencapai nisab, meski terdapat perbedaan pandangan terkait perhitungan harta bersih. Zakat pada akhirnya menuntut kejujuran dan kesadaran bahwa dalam setiap harta terdapat hak orang lain yang wajib ditunaikan.
Zakat Itu Kalcer: Jangan Sampai Salah Paham Gara-Gara 5 Mitos Ini
Risdawati 04/02/2026
Pada saat bulan Ramadan, setiap muslim memiliki kewajiban untuk menunaikan ibadah puasa. Tidak hanya puasa, tetapi zakat juga menjadi kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Namun, masih banyak mitos tentang zakat yang membingungkan bagi sebagian Muslim. Padahal, zakat juga mempunyai peran yang sangat penting, yaitu membantu sesama Muslim yang membutuhkan sekaligus meyucikan harta. Secara umum, zakat terbagi menjadi dua, yaitu zakat fitrah dan zakat mal.
Zakat: Amal yang Terus Hidup Hingga Akhir Hayat
Nurul Aisyah 02/02/2026
Zakat merupakan amalan yang tidak berhenti pada saat harta dikeluarkan atau ketika seseorang meninggal dunia. Sebagai bentuk sedekah jariyah, zakat terus hidup melalui manfaat yang dirasakan penerimanya, baik dalam menopang kehidupan, memberdayakan ekonomi, maupun menjaga martabat manusia. Selain membentuk keikhlasan dan kesadaran spiritual bagi yang menunaikannya, zakat juga berperan menjaga keseimbangan sosial dan memperkuat kepedulian antarsesama. Dengan demikian, zakat menjadi amal yang pahalanya terus mengalir, menegaskan bahwa nilai hidup diukur dari panjangnya manfaat yang ditinggalkan.
Dapat Pesangon Besar, Haruskah Langsung Dizakati?
Nurul Aisyahra 26/01/2026
Pesangon merupakan harta yang sering diterima pada masa transisi seperti pensiun atau PHK dan kerap menimbulkan pertanyaan tentang kewajiban zakat. Dalam Islam, pesangon termasuk harta baru yang tidak otomatis wajib dizakati, kecuali telah mencapai nishab dan dimiliki hingga genap satu haul. Jika pesangon habis untuk kebutuhan mendesak, maka tidak ada kewajiban zakat. Ketentuan ini menunjukkan bahwa Islam mengatur zakat secara adil dengan mempertimbangkan kondisi riil dan kemaslahatan umat.
Distribusi Zakat dan Kepercayaan Publik: Pentingnya Tata Kelola yang Amanah
Risdawati 14/01/2026
Zakat merupakan dana umat yang bersumber dari niat ibadah dan kepercayaan. Setiap rupiah yang ditunaikan oleh muzaki mengandung harapan agar sampai kepada mereka yang berhak dan memberi dampak nyata bagi kehidupan mustahik. Karena itu, persoalan distribusi zakat bukan sekadar urusan teknis penyaluran, melainkan menyangkut amanah moral, integritas lembaga, dan kepercayaan publik yang harus dijaga secara berkelanjutan. Ketika zakat dikelola dengan baik, ia menjadi instrumen keadilan sosial yang memperkuat kesejahteraan umat. Sebaliknya, ketika pengelolaannya bermasalah, kepercayaan masyarakat dapat terkikis dan tujuan zakat tidak tercapai secara optimal.
Bolehkah Zakat Diberikan kepada Saudara dan Keponakan? Berikut Penjelasannya
Risdawati 12/01/2026
Dalam kehidupan sehari-hari, penyaluran zakat kerap menimbulkan pertanyaan ketika yang membutuhkan justru berasal dari lingkungan keluarga sendiri. Banyak orang merasa ragu dan bimbang saat melihat saudara kandung atau keponakan berada dalam kondisi ekonomi sulit, sementara di sisi lain ia memiliki kewajiban menunaikan zakat mal. Keraguan ini wajar, karena zakat adalah ibadah yang memiliki aturan khusus dan tidak bisa disalurkan sembarangan, meskipun kepada orang-orang terdekat.
Zakat yang Ditunaikan, Kebaikan yang Dikenang
Risdawati 10/01/2026
Kebaikan sejatinya tidak pernah benar-benar hilang. Ia seperti parfum, aromanya berpindah, menempel, dan tetap terasa bahkan setelah orang yang memakainya pergi. Begitu pula dengan zakat yang ditunaikan dengan tulus. Meski dilakukan dalam senyap, dampaknya meresap perlahan ke dalam kehidupan mereka yang menerima, menguatkan yang lemah, dan menumbuhkan harapan baru. Zakat bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan pada waktu tertentu, melainkan jejak dan terus dikenang melalui manfaat yang dirasakan.