Memasuki awal tahun 2026, banyak dari kita menaruh harapan pada rezeki yang lebih lancar, berkah, dan membawa manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Rezeki bukan sekadar harta yang menumpuk, melainkan juga kebaikan yang mengalir dari tangan yang memberi dan hati yang bersih. Dalam Islam, Allah Swt menegaskan bahwa rezeki datang dari-Nya, dari arah yang tidak kita sangka, dan dibarengi dengan usaha serta doa. Hal ini ditegaskan dalam surah At-Thalaq ayat 2-3, Allah Swt berfirman:
“…Barang siapa bertakwa kepada Allah, Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka…” (QS. At-Thalaq: 2-3).
Ayat ini menegaskan bahwa takwa adalah pintu pertama untuk membuka rezeki yang berlimpah dan berkah. Takwa bukan hanya soal ritual ibadah, melainkan juga tentang bagaimana kita mengelola hidup dengan hati yang bersih, beretika, dan bertanggung jawab. Saat kita bekerja, berdagang, atau menekuni profesi, niatkan setiap langkah sebagai sarana ibadah, dengan menempatkan Allah Swt sebagai tujuan, usaha kita menjadi doa dan amal. Setelah berusaha secara maksimal, serahkan hasilnya kepada Allah Swt, dan percayalah bahwa jalan rezeki akan dibukakan dari arah yang tidak kita duga.
Memberi adalah salah satu kunci utama membuka pintu rezeki. Setiap sedekah, sekecil apa pun, akan kembali dalam bentuk ketenangan hati, peluang baru, kesehatan, atau rezeki yang tidak disangka. Memulai tahun baru dengan menanam benih kebaikan melalui infak dan sedekah adalah salah satu cara agar keberkahan senantiasa mengalir. Begitu pula konsistensi dalam ibadah harian, seperti salat, zikir, dan membaca Al-Qur’an, tidak hanya menenangkan hati tetapi juga membuka jalan bagi rezeki yang berkah.
Menjaga akhlak dan kebersihan hati juga menjadi penentu keberkahan rezeki yang diterima. Sifat jujur, sabar, dan amanah dalam pekerjaan maupun interaksi sosial akan membuat keberkahan terus mengalir. Menghindari iri, dengki, atau cara-cara tidak halal untuk meraih keuntungan sangat penting karena rezeki yang sejatinya adalah yang membawa manfaat, bukan hanya sekadar banyak harta. Dengan berdoa dan memperbanyak istigfar, hati menjadi bersih, jalan rezeki terbuka, dan kita semakin mampu bersyukur serta tenang dalam setiap langkah hidup.
Di awal tahun ini, mari niatkan setiap usaha, pekerjaan, dan kebaikan kecil sebagai jalan untuk meraih rezeki yang berkah. Menata niat, menjaga hati, berinfak, dan konsisten dalam ibadah dapat menjadikan setiap langkah kita sebagai ladang pahala yang mengalir tiada putus. Semoga 2026 menjadi tahun penuh keberkahan, di mana rezeki yang kita terima tidak hanya cukup, tetapi juga membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Author: Nurul Aisyah Rahmawati