Perbanyak Doa Ini di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Perbanyak Doa Ini di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan


Nurul Aisyah
11/03/2026
16 VIEWS
SHARE

Sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada malam-malam inilah terdapat satu malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadr, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Karena keutamaannya yang begitu besar, Rasulullah saw mencontohkan kepada umatnya untuk semakin meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Beliau memperbanyak salat malam, doa, zikir, serta berbagai bentuk ketaatan lainnya sebagai bentuk kesungguhan dalam meraih keberkahan malam tersebut.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadan adalah memperbanyak doa. Doa merupakan bentuk penghambaan seorang hamba kepada Allah Swt, sekaligus pengakuan bahwa hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan dan ampunan. Pada malam-malam yang penuh keberkahan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa agar mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah Swt.

Di antara doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca pada sepuluh malam terakhir Ramadan adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah saw kepada Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha. Ketika Sayyidah Aisyah bertanya kepada Rasulullah saw tentang doa yang sebaiknya dibaca jika ia bertemu dengan Lailatul Qadr, Rasulullah saw mengajarkan sebuah doa yang sangat singkat tetapi memiliki makna yang sangat mendalam.

Rasulullah saw bersabda agar membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. At-Tirmidzi)

Doa ini mengandung permohonan ampun yang sangat dalam kepada Allah Swt. Dalam doa tersebut, seorang hamba mengakui bahwa Allah Swt adalah Dzat Yang Maha Pengampun dan mencintai hamba-hamba yang memohon ampunan kepada-Nya. Dengan membaca doa ini, seorang Muslim berharap agar segala dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan dapat diampuni oleh Allah Swt.

Makna dari doa ini juga mengajarkan bahwa manusia tidak pernah lepas dari kesalahan dan kekurangan. Karena itu, memohon ampun kepada Allah Swt merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi setiap Muslim. Terlebih lagi pada malam-malam yang penuh keberkahan seperti sepuluh malam terakhir Ramadan, ketika pintu rahmat dan ampunan Allah Swt terbuka sangat luas bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Selain membaca doa ini, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah lainnya seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan memperbanyak sedekah. Semua amalan tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt dan berharap agar termasuk di antara orang-orang yang mendapatkan keberkahan Lailatul Qadr.

 

Karena itu, sepuluh malam terakhir Ramadan seharusnya tidak dilewatkan begitu saja. Justru pada waktu inilah umat Islam dianjurkan untuk semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah. Dengan memperbanyak doa, memohon ampunan, dan meningkatkan kualitas ibadah, seorang Muslim berharap dapat meraih rahmat dan ampunan Allah Swt serta mendapatkan keutamaan malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA