Perjalanan Terakhir Jaket Hijau: sang Pejuang Jalanan, sang Penopang Keluarga

Perjalanan Terakhir Jaket Hijau: sang Pejuang Jalanan, sang Penopang Keluarga


Eliyah
30/08/2025
11 VIEWS
SHARE

Selamat jalan pejuang demokrasi....

Jakarta malam itu tak hanya diselimuti riuh demonstrasi, tapi juga duka yang sunyi. Seorang pengemudi ojek online, dengan jaket hijau yang selalu menemaninya menembus kerasnya jalanan ibu kota, tak pernah kembali ke rumah yang menunggu. Ia pulang, bukan dengan orderan baru atau senyum letih yang biasa disambut keluarganya, melainkan dengan tubuh terbujur kaku. Namanya mungkin tak tertera di layar berita, tapi doa-doa lirih dari banyak hati yang tersentuh akan terus mengiringinya. Ia bukan sekadar pengantar, ia adalah tulang punggung dan pejuang.

Ia meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di tengah memanasnya demonstrasi di halaman DPR. Kondisi itu terjadi di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

Kini, namanya menjadi saksi bisu betapa rapuhnya keselamatan di tengah kericuhan. Ada yang tak sempat kita ucapkan. Ada nama yang tak tertulis di koran pagi, tak disebut dalam siaran berita, tapi hidup dalam doa-doa lirih banyak orang. 

Baca juga: Azab Pemimpin Zalim!

Dan kini, ia berpulang. Bukan dengan helm di tangan dan orderan baru di aplikasi. Ia pulang dengan tubuh terbujur kaku, diiringi isak tangis yang tak sempat ia dengar. Ia pulang dengan jaket hijau yang kini diselimuti dengan doa-doa.

Namanya mungkin tak tercatat dalam barisan pahlawan, tetapi bagi para penumpang yang sempat ia antar, ia adalah sosok yang berarti. Yang gugur saat ini bukan hanya tukang antar, ia adalah tulang punggung keluarga.

Semoga Tuhan menggantikan setiap kilometer yang ia tempuh, setiap tangis yang ia tahan, dan setiap keringat yang tak sempat ia usap, dengan istirahat yang tak lagi diburu waktu; surga.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA