Menampilkan postingan artikel "lainnya"
Benarkah yang Kita Lakukan Sudah Bernilai Ibadah?
Nurul Aisyah 10/02/2026
Ibadah tidak cukup diukur dari rutinitas amalan yang tampak baik. Dalam Islam, suatu perbuatan bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat ikhlas karena Allah dan sesuai tuntunan Rasulullah saw. Seluruh aspek kehidupan dapat menjadi ibadah apabila dijalani dengan cara yang benar dan berlandaskan syariat. Tanpa keikhlasan dan kesesuaian dengan Al-Qur’an dan Sunnah, amal yang terlihat baik dapat kehilangan nilainya di sisi Allah.
Capek Selalu Bilang Iya? People Pleaser dan Batas Diri dalam Islam
Risdawati 09/02/2026
“Selalu bilang iya, meski hati lelah. Takut mengecewakan orang lain, tapi lupa menjaga diri sendiri.” Menjalani kehidupan di zaman sekarang memang tidak mudah. Menjadi orang jahat jelas keliru, tetapi menjadi orang yang terlalu baik pun kerap berujung pada luka yang tak terlihat. Dalam keseharian, kita sering terjebak dalam dorongan untuk menyenangkan orang lain, bahkan ketika itu harus mengorbankan perasaan, batas diri, dan kejujuran hati sendiri.
Hari Pers Nasional: Menjaga Integritas Jurnalisme di Era Digital
Nurul Aisyah 09/02/2026
Hari Pers Nasional menjadi momentum refleksi peran pers sebagai penjaga nurani publik dan pilar demokrasi. Di tengah tantangan era digital, jurnalisme dituntut tetap berpegang pada integritas, akurasi, dan tanggung jawab etis agar tetap relevan sebagai penjernih informasi dan pengawal kepentingan publik.
Ampunan Datang Bersama Taubat
Nurul Aisyah 06/02/2026
Ampunan Allah Swt hadir bersama taubat yang jujur, disertai kesadaran untuk meninggalkan dosa dan memperbaiki diri. Kebaikan bernilai di sisi Allah Swt apabila lahir dari keikhlasan dan perubahan batin, bukan sebagai penutup dosa yang terus dilakukan. Taubat yang sungguh-sungguh membuka pintu rahmat, membersihkan kesalahan, dan memberi kesempatan memulai hidup yang lebih baik.
Merawat Jiwa dengan Iman, Meneguhkan Hati dengan Takwa
Risdawati 06/02/2026
Di tengah ritme hidup yang semakin cepat, banyak orang tampak baik-baik saja secara fisik, tetapi diam-diam lelah secara batin. Pikiran penuh, hati gelisah, dan jiwa terasa kosong meski rutinitas terus berjalan. Merawat jiwa dengan iman dan meneguhkan hati dengan takwa menjadi ikhtiar penting agar manusia tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menemukan ketenangan dan makna dalam menjalani kehidupan.
Bersih Saja Tak Cukup, Ini Cara Cuci Pakaian agar Awet
Risdawati 05/02/2026
Mencuci pakaian merupakan aktivitas rutin yang kerap dianggap sederhana. Namun, banyak orang yang mengeluhkan pakaian cepat pudar, melar, atau rusak meski baru beberapa kali dicuci. Kondisi ini menunjukkan bahwa tidak sedikit orang yang mengabaikan hal-hal kecil untuk merawat pakaiannya. Maka dari itu, cara mencuci yang benar menjadi kunci dalam menjaga kualitas dan daya tahan pakaian agar tetap nyaman digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Persaudaraan Manusia Internasional: Janji Global yang Tak Sejalan dengan Kenyataan
Risdawati 04/02/2026
Setiap 4 Februari, dunia memperingati Hari Persaudaraan Manusia Internasional, sebuah momentum yang seharusnya menjadi pengingat akan komitmen global untuk hidup berdampingan secara damai, adil, dan bermartabat. Namun di balik peringatan tersebut, dunia justru terus menyaksikan perang, penjajahan, diskriminasi, dan kekerasan yang tak kunjung usai. Pertanyaannya pun mengemuka: apakah persaudaraan manusia benar-benar dijalankan, atau hanya dirayakan sebagai simbol moral?
Hari Kanker Sedunia: Bersama Melawan, Bersama Menguatkan
Risdawati 04/02/2026
Kanker bukan hanya tentang penyakit, melainkan tentang perjuangan panjang yang dijalani dengan harapan, ketabahan, dan doa. Di balik setiap diagnosis, ada manusia yang berjuang mempertahankan hidup, keluarga yang setia menguatkan, serta harapan akan hari esok yang lebih baik.
Batas Tipis antara Loyalitas dan Fanatisme pada Pemimpin
Risdawati 03/02/2026
Loyalitas kepada pemimpin kerap dipandang sebagai sikap terpuji. Ia menjadi tanda kepercayaan, komitmen, dan harapan akan arah yang lebih baik. Namun, ketika loyalitas tidak lagi disertai nalar kritis, batasnya bisa bergeser menjadi fanatisme. Pada titik inilah dukungan berubah menjadi pembelaan tanpa syarat, kritik dianggap ancaman, dan kesalahan kerap ditutup atas nama kesetiaan.
Terlihat Sepele, Ini Contoh Riba yang Kerap Muncul dalam Jual Beli
Risdawati 03/02/2026
Aktivitas jual beli merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari berbelanja kebutuhan pokok hingga transaksi kecil yang kerap dianggap biasa, semuanya dilakukan hampir tanpa disadari. Namun, di balik praktik yang tampak sepele tersebut, terdapat bentuk-bentuk riba yang kerap luput dari perhatian dan tanpa sadar terus dilakukan dalam keseharian.