Menampilkan postingan artikel "lainnya"
Jangan Biarkan Sisa Ramadan Berlalu Begitu Saja
Nurul Aisyah 13/03/2026
Sisa waktu Ramadan merupakan kesempatan berharga yang tidak boleh disia-siakan. Hari-hari yang telah berlalu tidak akan kembali, dan tidak ada yang mengetahui apakah masih akan bertemu dengan Ramadan berikutnya. Karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri.
Jebakan Ngabuburit: Doomscrolling hingga Azan Berkumandang
Nurul Aisyah 12/03/2026
Ngabuburit merupakan tradisi menunggu waktu berbuka puasa yang identik dengan bulan Ramadan. Namun, di era digital banyak orang menghabiskan waktu tersebut dengan menggulir media sosial secara terus-menerus atau doomscrolling. Kebiasaan ini muncul karena waktu menunggu berbuka terasa lebih lambat sehingga orang mencari hiburan instan dari berbagai konten di ponsel.
Adab I’tikaf agar Tetap Khusyuk di Era Modern
Nurul Aisyah 12/03/2026
I’tikaf merupakan amalan yang sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt dan meraih keberkahan Lailatulqadar. Di era modern, berbagai gangguan seperti penggunaan gadget dan media sosial dapat mengurangi kekhusyukan ibadah. Oleh karena itu, penting bagi seorang Muslim untuk menjaga adab i’tikaf.
Perbanyak Doa Ini di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan
Nurul Aisyah 11/03/2026
Sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa karena di dalamnya terdapat malam Lailatulqadar yang lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah saw mencontohkan untuk meningkatkan ibadah pada malam-malam tersebut, seperti salat malam, zikir, dan memperbanyak doa. Dengan memperbanyak doa dan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan, seorang Muslim berharap mendapatkan rahmat, ampunan, serta keberkahan Lailatulqadar.
Jangan Biarkan Puasa Hanya Menjadi Lapar dan Dahaga
Nurul Aisyah 11/03/2026
Ramadan adalah bulan penuh keberkahan yang menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh dan memperbaiki diri. Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan dosa seperti berkata dusta, berbuat curang, dan menyakiti orang lain. Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki akhlak, menjaga lisan, serta meninggalkan berbagai kebiasaan buruk agar puasa yang dijalankan benar-benar bernilai dan diterima oleh Allah Swt.
Jangan Lewatkan Dua Salat Ini Jika Ingin Meraih Lailatulqadar
Nurul Aisyah 10/03/2026
Lailatulqadar adalah malam yang sangat mulia di bulan Ramadan dan nilainya lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam Ramadan dengan berbagai ibadah. Rasulullah saw menjelaskan bahwa orang yang melaksanakan salat Isya berjamaah seakan telah beribadah setengah malam, sedangkan salat Subuh berjamaah seakan telah beribadah sepanjang malam.
Kisah Wafatnya Sayyidah Aisyah pada Malam 17 Ramadan
Nurul Aisyah 09/03/2026
Tanggal 17 Ramadan dikenal sebagai malam penting dalam sejarah Islam karena diperingati sebagai peristiwa Nuzulul Qur’an. Pada malam yang biasanya dihidupkan dengan berbagai ibadah tersebut, sejarah juga mencatat peristiwa duka, yaitu wafatnya Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha, istri Rasulullah saw. Sayyidah Aisyah dikenal sebagai perempuan yang sangat cerdas dan alim serta menjadi salah satu perawi hadis terpenting dalam sejarah Islam.
Mengapa Hati Sulit Khusyuk Saat Ramadan?
Nurul Aisyah 09/03/2026
Ramadan adalah bulan penuh keberkahan yang mendorong kaum Muslimin untuk memperbanyak ibadah. Namun sebagian orang tetap merasakan hati sulit khusyuk meskipun suasana spiritual di bulan ini sangat kuat. Padahal pada Ramadan pintu-pintu kebaikan dibuka, setan-setan dibelenggu, dan para malaikat turun, terutama pada malam Lailatul Qadar. Jika hati tetap keras dan ibadah terasa berat, salah satu penyebabnya adalah dosa yang menumpuk sehingga menutup hati dan melemahkan kepekaan spiritual.
Sengaja Tidak Puasa Ramadan, Masih Muslimkah?
Nurul Aisyah 07/03/2026
Puasa merupakan salah satu rukun Islam, maka meninggalkannya dengan sengaja tentu bukan perkara kecil. Para ulama memang memiliki perbedaan pandangan dalam masalah ini. Sebagian ulama berpendapat bahwa meninggalkan salah satu rukun Islam dengan sengaja dapat menyeret seseorang kepada kekufuran. Namun mayoritas ulama atau jumhur menjelaskan bahwa orang yang meninggalkan puasa Ramadan tidak sampai keluar dari Islam selama ia masih meyakini bahwa puasa adalah kewajiban dari Allah. Ramadan bukanlah beban bagi seorang muslim. Ia adalah perintah Allah sekaligus kesempatan besar untuk memperbaiki diri.
Amalan Mudah yang Berdampak Besar
Nurul Aisyah 05/03/2026
Membangun masyarakat yang harmonis tidak selalu memerlukan program besar atau kegiatan yang rumit. Rasulullah saw mengajarkan amalan sederhana namun berdampak besar, yaitu menyebarkan salam. Melalui ucapan “Assalamu’alaikum”, seseorang tidak hanya menyapa, tetapi juga mendoakan keselamatan, rahmat, dan keberkahan dari Allah Swt bagi orang lain. Kebiasaan menyebarkan salam mampu mencairkan suasana, menghapus prasangka, serta menumbuhkan rasa saling menghargai dan mencintai di tengah masyarakat.