Luar Biasanya Kisah-kisah di Dalam Surah Al-Kahfi

Luar Biasanya Kisah-kisah di Dalam Surah Al-Kahfi


Siti Adidah
06/07/2023

Salah satu ayat Al-Qur’an yang memiliki keistimewaan adalah surah Al-Kahfi. Barang siapa yang membaca surah ini di hari Jumat, maka akan mendapatkan cahaya antara dua Jumat. Pernyataan ini sejalan dengan hadis riwayat Al-Hakim, yang artinya “Siapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, cahaya akan meneranginya di antara dua jumat.” (HR. Al-Hakim).

Selain itu, salah satu keutamaan yang lain adalah ada pada surah Al-Kahfi ayat 1-10, yang mana ayat ini dapat memberikan perlindungan dari fitnah Dajjal. Hal ini juga sejalan dengan hadis riwayat Ibnu Hibban, yang artinya "Barangsiapa membaca sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal." (HR Ibnu Hibban).


Selain keutamaan yang terkandung dalam surah Al-Kahfi, surah tersebut juga mengandung kisah yang sangat inspiratif di dalamnya. Arti dari surah Al-Kahfi adalah gua. Dikenal juga dengan sebutan lain yakni Ashabul Kahf yang artinya penghuni-penghuni gua. Ada beberapa kisah di balik surah Al-Kahfi yang memiliki 110 ayat ini. Kisah yang perlu diketahui untuk diteladani.

1. Kisah Ashabul Kahfi
Mengisahkan tentang tujuh pemuda yang berserah diri kepada Allah Swt. Sekelompok pemuda yang pergi jauh untuk menghindari kezaliman penguasa demi mempertahankan agama dan keimanannya. Tujuh pemuda yang kemudian masuk ke dalam gua dan Allah menjadikan mereka tertidur selama 309 tahun. Setelah mereka terbangun dari tidurnya, mereka telah mendapati kaumnya telah berubah. Kisah ini ada pada ayat 9-26.

2. Pemilik Dua Kebun
Kisah ini ada pada ayat 32-44. Mengisahkan dua orang dengan kelas sosial yang berbeda. Si pemilik kebun yang pertama diberikan hidup miskin, sedangkan pemilik kebun yang kedua hidup dengan berlimpahan harta. Dijelaskan pada kisah ini bahwa si pemilik kebun meskipun miskin, tapi ia beriman kepada Allah, sedangkan si pemilik kebun yang kedua, ia berlimpahan harta tetapi bersikap sombong dan tidak beriman.

3. Iblis yang Menolak Bersujud kepada Nabi Adam as
Kisah ini terdapat pada ayat 50-53. Mengisahkan tentang sifat sombong yang dimiliki oleh makhluk Allah, yang kemudian mejerumuskannya kepada penghinaan dan jauh dari rahmat Allah. Kisah ini memberikan pelajaran kepada umat Muslim bahwa jika tidak mau terputus dari rahmat Allah, jangan memelihara sifat tersebut. 


4. Kisah Nabi Musa a.s dan Nabi Khidir a.s
Kisah ini ada pada ayat 60-82 surah Al-Kahfi. Kisah ini bermula dari Nabi Musa yang ingin berguru ke Nabi Khidir. Namun ada syarat yang harus dipenuhi, yakni Nabi Musa tidak boleh banyak tanya dan banyak protes saat sedang melakukan perjalanan dengan Nabi Khidir. Setiap melihat peristiwa yang menurutnya ada sebuah keganjalan, ia selalu bertanya dan memprotes. Di tengah perjalanan, Nabi Khidir mengatakan bahwa jika masih ingin protes, jangan mengikuti ia lagi. Alhasil kemudian Nabi Musa patuh terhadap perkataan Nabi Khidir. Sampai di akhir perjalanan, Nabi khidir menjelaskan fenomena-fenomena yang terjadi saat mereka melakukan perjalanan. 

Dalam hal ini, kisah tersebut memberikan pelajaran tentang sifat gigih dalam mernuntut ilmu meski banyak kesulitan di dalam proses yang sedang dijalankan. Kisah ini juga mengajarkan arti kesabaran dalam mencari ilmu. Dari kisah ini bisa dipelajari bagaimana bimbingan Tuhan ditegakkan oleh orang yang berilmu. Pada bagian ini juga memberikan pelajaran bahwa manusia tidak bisa menilai ketetapan Allah dengan begitu cepat.

5. Dzul Qarnain
Kisah ini terdapat pada ayat 83-98. Dalam kisah ini diceritakan bahwa Allah Swt., memberikan kebijaksanaan, kekuatan, dan pengetahuan kepada Dzul Qarnain. Ia keliling dunia bersama pasukannya dan megajak umat manusia beriman kepada Allah. Meski begitu, dengan kebijaksanannya, ia tidak pernah sombong, selalu memperlakukan semua orang yang ia temui dengan adil.

Segala kisah yang ada di dalam surah Al-Kahfi memberikan pembelajaran hidup yang bisa diteladani.

BACA JUGA