Menebar Inspirasi di Tanah Bumbu: Kisah Pengabdian Ustadzah Muda Rina Nurjannah

Menebar Inspirasi di Tanah Bumbu: Kisah Pengabdian Ustadzah Muda Rina Nurjannah


Risdawati
23/04/2026
17 VIEWS
SHARE

Rina Nurjannah, gadis berusia 17 tahun asal Desa Mangkalapi, Kalimantan Selatan, menjadi sosok penting di balik geliat dakwah di lingkungannya. Selama dua tahun terakhir, ia mendedikasikan dirinya sebagai pengajar di TPA/TPQ Baabul Jannah, menjadi lentera bagi anak-anak di pelosok Kabupaten Tanah Bumbu untuk mengenal Islam lebih dekat.

Langkah Rina menjadi seorang pendidik tidak hadir begitu saja. Perjalanannya bermula saat ia terpilih sebagai santriwati dalam program Dasamas yang diinisiasi oleh LAZ Al Azhar. Melalui program ini, Rina dikirim untuk memperdalam ilmu agama secara intensif. Berkat ketekunan dan semangat belajar yang luar biasa, ia berhasil menyerap berbagai bekal keagamaan yang kelak menjadi fondasi utama dalam pengabdiannya.

Panggilan Jiwa untuk Desa Tercinta

Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pengajar agama di Desa Mangkalapi menjadi keresahan bersama. Melihat potensi, kapasitas, serta akhlak mulia yang dimiliki Rina, LAZ Al Azhar bersama tokoh masyarakat setempat sepakat untuk membina Rina menjadi ustadzah. Ia disiapkan sebagai generasi penerus yang memegang estafet pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor keagamaan.

Istikamah Membina Generasi Qur’ani

Meski usianya masih sangat belia, Rina menunjukkan komitmen yang kuat. Dengan penuh kesabaran, ia membimbing puluhan santri setiap harinya, mulai dari mengajarkan baca tulis Al-Qur’an, hafalan doa harian, hingga menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini. Kehadirannya membawa angin segar sekaligus rasa bangga bagi orang tua di Desa Mangkalapi yang mendambakan sosok teladan bagi anak-anak mereka.

Dedikasi ini pun diiringi rasa syukur yang mendalam. Rina berharap keberlanjutan program seperti ini dapat terus dirasakan oleh masyarakat luas.

“Semoga LAZ Al Azhar semakin sukses, penuh berkah, dan terus memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat. Amin ya Rabbal ‘alamin,” ungkap Rina penuh haru.

Kisah Rina adalah bukti nyata bahwa pemberdayaan yang tepat sasaran mampu melahirkan penggerak perubahan yang siap mengabdi hingga ke pelosok negeri.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA