Momentum Hari Kartini, Kelompok Wanita Desa Jemawan Klaten Buktikan Kemandirian Ekonomi

Momentum Hari Kartini, Kelompok Wanita Desa Jemawan Klaten Buktikan Kemandirian Ekonomi


Risdawati
21/04/2026
18 VIEWS
SHARE

Klaten, (21/4) – Momentum Hari Kartini menjadi ajang bagi kelompok ibu-ibu di Desa Jemawan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah untuk memperkuat koordinasi dan menyampaikan capaian positif program pemberdayaan masyarakat. Bertempat di Desa Gemilang Jemawan, Kelompok Bank Sampah Sadar Asri dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menggelar pertemuan rutin sekaligus seremonial apresiasi pendampingan program.

Dalam kegiatan itu, pengurus Bank Sampah Sadar Asri menyampaikan perkembangan signifikan terkait jumlah nasabah yang terus bertambah. Keuntungan yang dikelola dari hasil tabungan sampah tersebut kini telah disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan sosial, seperti jalan sehat, rekreasi bersama, hingga pemberian santunan bagi kaum duafa.

Kondisi serupa terlihat pada sektor UMKM desa. Produksi makanan ringan berupa rempeyek yang dikelola ibu-ibu setempat, terus berjalan stabil dengan volume pemesanan yang menunjukkan tren peningkatan.

Selain menyampaikan progres kegiatan, acara ini juga diwarnai dengan pemberian cenderamata kepada Dasamas LAZ Al Azhar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam memberikan pendampingan selama ini.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan Dasamas LAZ Al Azhar menyampaikan permohonan pamit seiring dengan berakhirnya masa pendampingan formal di wilayah tersebut. Meski demikian, pihak pendamping menegaskan bahwa jalinan silaturahmi tetap akan terjaga sebagai bagian dari fungsi pemantauan (monitoring) di masa mendatang agar program yang telah berjalan tetap berkelanjutan.

Ketua kelompok mewakili ibu-ibu setempat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bimbingan yang telah diterima.

“Kami tidak dapat membalas kebaikan yang telah diberikan, hanya untaian doa agar LAZ Al Azhar senantiasa sukses dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkap salah satu anggota kelompok di sela acara.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak kemandirian bagi ibu-ibu di Desa Jemawan dalam mengelola potensi lingkungan dan ekonomi kreatif secara swadaya pasca-masa pendampingan.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA