Keteguhan di Balik Butir Kelapa: Kisah Perjuangan Mukhlasin

Keteguhan di Balik Butir Kelapa: Kisah Perjuangan Mukhlasin


Risdawati
19/04/2026
14 VIEWS
SHARE

Bagi Mukhlasin (48), usia bukanlah penghalang untuk terus menjemput rezeki. Sehari-hari, ia menjalani rutinitas yang cukup menguras fisik sebagai penjual kelapa. Namun, di sela kesibukannya mengolah komoditas tersebut, bapak dua anak ini masih mampu menyisihkan waktu dan tenaga untuk mengelola usaha sampingan di bidang peternakan.

Langkah ini ia mulai dengan bergabung dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kutut Manggung. Keputusan tersebut bukan tanpa alasan; melalui skema pembiayaan yang disediakan oleh KSM, Mukhlasin mendapatkan dukungan modal yang nyata untuk mengembangkan potensi peternakannya. Program ini terbukti menjadi angin segar bagi stabilitas ekonomi keluarganya.

Visi untuk Masa Depan

Dorongan terbesar Mukhlasin dalam bekerja bukanlah sekadar mencari keuntungan materi, melainkan wujud tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga. Ada harapan besar yang ia titipkan pada pundak kedua buah hatinya.

“Saya ingin anak-anak memiliki masa depan yang lebih baik. Biarlah saya yang berlelah-lelah sekarang, asalkan mereka tidak perlu merasakan kerasnya perjuangan fisik yang sama di masa depan,” ungkapnya, menyiratkan ketulusan hati seorang ayah.

Sinergi KSM dan Kemandirian Ekonomi

Keterlibatan Mukhlasin dalam KSM Kutut Manggung menunjukkan bagaimana akses pembiayaan yang tepat sasaran dapat mengubah taraf hidup seorang pelaku usaha kecil. Dengan adanya tambahan penghasilan dari sektor peternakan, Mukhlasin kini lebih optimistis dalam menata kebutuhan pendidikan dan kesejahteraan keluarganya.

Kisah Mukhlasin adalah potret nyata bahwa kerja keras yang dipadukan dengan pemanfaatan peluang melalui komunitas dapat menciptakan kemandirian ekonomi, demi mewujudkan mimpi generasi mendatang.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA