LAZNAS Al Azhar dan CSR Gunarita Salurkan 24 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lebak

LAZNAS Al Azhar dan CSR Gunarita Salurkan 24 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lebak


Risdawati
13/08/2026
12 VIEWS
SHARE

Lebak, (12/8) — LAZNAS Al Azhar bersama CSR Gunarita menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu, (12/8/2026). Penyaluran tahap pertama tersebut menjangkau 438 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.822 jiwa di tiga desa.

Bantuan disalurkan ke wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Adapun penerima manfaat tersebar di Desa Sajira Barat sebanyak 80 KK atau sekitar 320 jiwa, Desa Sajira Mekar sebanyak 70 KK atau sekitar 350 jiwa, serta Desa Sajira sebanyak 288 KK atau sekitar 1.152 jiwa yang mencakup lima kampung dan delapan RW.

Sebanyak 24.000 liter air bersih didistribusikan sejak siang hingga malam hari. Penyaluran dilakukan secara bergerak atau mobile untuk menjangkau sejumlah titik yang membutuhkan bantuan, sehingga air bersih dapat diterima langsung oleh masyarakat terdampak.

Dalam pelaksanaannya, tim LAZNAS Al Azhar dan CSR Gunarita berkolaborasi dengan relawan serta perangkat desa untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan baik dan bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk dukungan bagi warga yang masih menghadapi keterbatasan sumber air akibat kondisi kekeringan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama kondisi sumber air belum kembali normal.

Program ini merupakan tahap pertama dukungan bantuan air bersih dari CSR Gunarita melalui LAZNAS Al Azhar. Penyaluran selanjutnya diharapkan dapat terus membantu masyarakat di wilayah terdampak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

LAZNAS Al Azhar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada CSR Gunarita atas kepercayaan serta kepeduliannya dalam mendukung penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Apresiasi juga disampaikan kepada para relawan, perangkat desa, dan seluruh pihak yang turut mendukung pelaksanaan program.

Melalui kolaborasi tersebut, bantuan diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kekeringan, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong untuk membantu warga yang membutuhkan.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA