Klaten, (13/8) — Program peternakan di Desa Gemilang Temuireng, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali bergulir. Pengguliran tahap berikutnya ditandai dengan penyerahan tujuh ekor domba kepada Syaiful dengan nilai pengguliran sebesar Rp4 juta.
Pengguliran tersebut menjadi bagian dari pengembangan usaha peternakan sekaligus upaya menjaga perputaran dana di kelompok. Pada periode penjualan terakhir, peternakan Desa Gemilang Temuireng mencatat hasil usaha yang cukup baik.
Dari hasil tersebut, peternak memperoleh keuntungan sekitar Rp4 juta per orang. Sementara itu, KSM mendapatkan bagi hasil sebesar Rp2 juta. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengembangkan usaha peternakan melalui ternak bebek.
Skema bagi hasil yang diterapkan pada pengembangan ternak bebek tetap menggunakan pola yang sama dengan peternakan kambing. Perbedaannya terletak pada masa pemeliharaan yang lebih singkat, yakni sekitar 40–50 hari.
Pengembangan ternak bebek ini diarahkan untuk menjaga agar dana yang dikelola KSM tetap berkembang dan dapat dimanfaatkan kembali untuk kegiatan peternakan. Dalam jangka panjang, perputaran dana tersebut diharapkan dapat membantu KSM memiliki modal untuk mendanai dan mengembangkan usaha peternakannya secara mandiri.
Dengan pola pengguliran dan bagi hasil tersebut, usaha peternakan di Desa Gemilang Temuireng tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi peternak, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan dana kelompok agar manfaatnya dapat terus berputar dan mendukung kegiatan peternakan berikutnya.