Menampilkan postingan artikel "zakat"
Efek Paling Mengerikan Saat Salat Mulai Ditinggalkan
Nurul Aisyah 19/02/2026
Efek paling mengerikan dari meninggalkan salat adalah perubahan hati yang perlahan mengeras dan hilangnya rasa bersalah. QS. Al-‘Ankabut: 45 dan hadis (HR. Tirmidzi) menegaskan bahwa salat adalah benteng sekaligus fondasi iman, sehingga saat diremehkan, hubungan dengan Allah Swt pun melemah.
Ramadan sebagai Jalan Kembali kepada Allah
Nurul Aisyah 18/02/2026
Ramadan adalah momentum untuk kembali kepada Allah Swt melalui taubat dan ibadah. QS. Az-Zumar: 53 dan hadis Rasulullah saw (HR. Bukhari dan Muslim) menegaskan besarnya ampunan di bulan ini, sehingga Ramadan menjadi sarana penyucian diri dan penguatan iman menuju kehidupan yang lebih taat.
Bijak Bersikap di Ruang Digital: Etika, Empati, dan Tanggung Jawab Moral
Nurul Aisyah 16/02/2026
Ruang digital memberi kebebasan berekspresi, tetapi tetap menuntut etika dan tanggung jawab. Islam mengajarkan untuk tidak merendahkan orang lain (QS. Al-Hujurat: 11) serta berkata baik atau diam (HR. Bukhari dan Muslim), sehingga interaksi digital harus mencerminkan akhlak yang santun.
Menyambut Ramadan dengan Membuka Lembaran Baru
Nurul Aisyah 16/02/2026
Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri dan membuka lembaran baru. Melalui perintah taubat dalam QS. An-Nur: 31 dan hadis Rasulullah saw (HR. Bukhari dan Muslim), umat Islam diajak meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki sikap, serta membangun kebiasaan baik yang berkelanjutan.
Hari Kanker Anak Internasional: Dari Perjuangan Menuju Harapan
Nurul Aisyah 15/02/2026
Hari Kanker Anak Internasional setiap 15 Februari mendorong peningkatan kesadaran dan akses pengobatan bagi anak penderita kanker. Diprakarsai Childhood Cancer International dan didukung World Health Organization, inisiatif ini menargetkan peningkatan angka kelangsungan hidup hingga 60 persen pada 2030, dengan menekankan pentingnya deteksi dini, pengobatan cepat, dan kolaborasi global.
Hari Pemberontakan PETA: Sejarah Perlawanan dan Refleksi Generasi Kini
Nurul Aisyah 14/02/2026
Hari Pemberontakan PETA mengenang perlawanan pasukan PETA di Blitar pada 14 Februari 1945 terhadap Jepang sebagai simbol keberanian dan kesadaran kebangsaan. Meski dipadamkan, peristiwa ini memperkuat semangat kemerdekaan dan menjadi refleksi bagi generasi kini untuk menjaga integritas, persatuan, serta nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Sering Terpancing Emosi? Hati-Hati Mudah Diadu Domba
Nurul Aisyah 11/02/2026
Tekanan ekonomi membuat sebagian orang tergoda memanfaatkan emosi publik melalui konten provokatif demi keuntungan. Dalam Islam, hal ini bertentangan dengan perintah menjaga lisan dan memverifikasi informasi. Emosi yang tak terkendali membuat seseorang mudah diadu domba, sedangkan Islam mengajarkan pengendalian diri, mencari rezeki yang berkah, dan menjadi pembawa kedamaian.
Sering Begadang Sambil Ngopi Manis? Hati-Hati Gula Darah Naik
Risdawati 11/02/2026
Begadang merupakan bagian dari hidup anak muda. Kurangnya waktu istirahat yang ditambah dengan asupan gula berlebih kerap dianggap sepele karena usia masih muda. Kebiasaan ini menjadi permasalahan karena sangat sering terjadi dan merupakan faktor utama yang berpengaruh dalam menurunnya kesehatan pada masyarakat. Tidur termasuk kebutuhan primer bagi kesehatan fisik maupun mental. Terdapat beberapa risiko yang akan dihadapi, jika tubuh kurang tidur, salah satunya adalah risiko terkena hipertensi.
Hari Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains: Menuju Sains yang Inklusif
Nurul Aisyah 11/02/2026
Hari Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains mengingatkan bahwa kesenjangan gender di bidang STEM masih terjadi. Tema 2026 menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam AI, inovasi, dan kepemimpinan inklusif. Rendahnya partisipasi perempuan akibat hambatan dan stereotip membuat keberagaman menjadi kunci bagi pembangunan yang adil dan berkelanjutan.
Benarkah yang Kita Lakukan Sudah Bernilai Ibadah?
Nurul Aisyah 10/02/2026
Ibadah tidak cukup diukur dari rutinitas amalan yang tampak baik. Dalam Islam, suatu perbuatan bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat ikhlas karena Allah dan sesuai tuntunan Rasulullah saw. Seluruh aspek kehidupan dapat menjadi ibadah apabila dijalani dengan cara yang benar dan berlandaskan syariat. Tanpa keikhlasan dan kesesuaian dengan Al-Qur’an dan Sunnah, amal yang terlihat baik dapat kehilangan nilainya di sisi Allah.