Sabar Menghadapinya, Ujian Berat Akan Terasa Ringan

Sabar Menghadapinya, Ujian Berat Akan Terasa Ringan


Siti Adidah
20/12/2022

Musibah adalah salah satu ujian dari Allah SWT yang tidak bisa kita hindari. Musibah berasal dari kata bahasa Arab “Ashaba” yang artinya mengenai, menimpa, atau membinasakan. Musibah merupakan suatu kejadian yang datang atas ketentuan Allah SWT dan tidak bisa ditolak.  Musibah juga ada yang datang karena kelalaian kita sebagai manusia atau mungkin musibah Allah datangkan karena untuk menegur kita, memperingatkan kita, atau bahkan dunia yang semakin tua.

Jika musibah datang ke dalam hidup kita, maka bersabarlah, mungkin itu suatu teguran dari Allah, karena Allah sayang pada hamba-Nya. Allah SWT tidak akan menguji suatu kaum-Nya melainkan sesuai kesanggupannya, jadi di sini kita bisa pahami bahwa segala sesuatu yang menimpa hidup kita, itu karena kita akan sanggup menjalani dan melewatinya.

Bagaimana caranya agar kita bisa selalu sabar dengan cobaan yang Allah berikan? Yaitu dengan cara berhusnudzon kepada Allah atau berprasangka baik selalu kepada Allah SWT, dan minta tolonglah kepada Allah agar diberi kekuatan iman dalam menghadapinya, juga berbahagialah atas pahala yang Allah janjikan. Kemudian intropeksi diri bahwa dengan adanya musibah yang menimpa, membuat kualitas iman dan amal saleh kita menjadi lebih baik.

Agar sabar dalam menghadapi musibah, seseorang akan berusaha keras menahan diri dari segala sesuatu yang dibenci. Sabar adalah cara yang paling ampuh untuk menghadapi musibah dalam yang harus diterapkan. Sikap inilah yang paling wajib kita tanamkan dalam hati, agar saat tertimpa musibah hati akan mudah untuk mengikhlaskannya dan tidak terlalu larut dalam kesedihan kemudian disunnahkan apabila tertimpa musibah mengucapkan kalimat istirja’ yaitu “Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raaji’uun”.

Baca juga: IniDia Amalan yang Tidak Akan Habis Pahalanya!

Dengan begitu, musibah dan kesabaran akan menjadi satu ikatan yang harus selalu diterapkan terhadap manusia. Karena jika tidak memiliki sifat sabar akan menimbulkan penyakit hati seperti berburuk sangka, yang akan membuat putus asa sehingga tidak akan memberikan kebaikan di masa depan. Karena sifat putus asa dan berburuk sangka kepada Allah itu tidak diperbolehkan. Berburuk sangka kepada manusia saja tidak boleh apalagi berburuk sangka kepada Allah sang Maha Pencipta Segala-Nya.

Oleh karena itu, bersabarlah dengan apapun bentuk musibah yang datang dalam hidup, karena musibah itu datang tidak hanya semerta-merta sebagai hal yang buruk. Datangnya musibah juga mengandung hikmah di balik kejadiannya. Bertawakal kepada Allah, serahkan segalanya kepada Allah, karena Allah SWT  yang menciptakan bumi dan seisinya.

BACA JUGA