Kisah Abu Dahdah yang Relakan 600 Pohon Kurma

Kisah Abu Dahdah yang Relakan 600 Pohon Kurma


Siti Adidah
23/10/2023

Kisah pada zaman Rasulullah selalu menjadi motivasi dan menambah semangat beribadah. Kisah yang akan dibahas kali ini adalah sahabat Rasulullah dari Anshar. Seseorang yang memiliki kekayaan karena kebun kurma yang sangat luas. Ia juga merupakan sahabat Rasulullah yang cepat menerima seruan dari Allah dan Rasulnya.

Dikisahkan pada zaman Rasulullah, ada seorang sahabat bernama Abu Dahdah, ia memiliki banyak sekali pohon kurma dan menukar pohon kurma tersebut dengan sebatang kurma milik seseorang. Kisah ini bermula dari dua orang yang bertetangga dan terlibat pertikaian karena merebutkan sebatang pohon kurma. Salah seorang di antara mereka ingin menggarap tanah akan tetapi terhalang oleh pohon kurma milik tetangga yang tumbuh di pekarangannya. Keduanya masih bertikai sampai pertikaian tersebut terdengar oleh Rasulullah.

Salah seorang dari mereka berseru kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, si fulan memiliki pohon kurma yang tumbuh di pekaranganku. Tolong perintahkan kepadanya agar ia memberikan pohon kurma itu kepadaku agar aku bisa melanjutkan penggarapannya.”

Baca juga: Kisah Kesabaran Nabi Ayyub as

Kemudian, Rasulullah berkata kepada si pemilik satu pohon kurma, “Berikanlah pohon itu untuknya, maka bagimu sebuah kebun kurma di surga.” Namun, orang tersebut tetap kukuh dan menolak tawaran Rasulullah.

Kemudian hal itu terdengar oleh Abu Dahdah dan ia langsung menghampiri Rasulullah, “Benarkah itu, Rasulullah? Benarkah apa yang engkau sabdakan itu, ya Rasulullah?” Rasulullah pun mengiyakan.

Lalu Abu Dahdah menemui orang yang bersengketa itu dan berkata, “Juallah satu pohon kurma itu kepadaku, kubeli dengan semua pohon kurma di kebunku.”

Si pemilik satu pohon kurma itu terkejut. Siapa yang tidak kenal dengan Abu Dahdah si pemilik 600 pohon kurma di kebunnya dan di dalamnya terdapat sumur dan taman-taman yang indah. Rasulullah pun terkesima dengan apa yang dilakukan Abu Dahdah, “Alangkah banyaknya tandan kurma di surga milik Abu Dahdah,” sabda Rasulullah dan mengulang-ulang ucapannya.

Baca juga: Kenapa Allah Memberikan Ujian Ini?

Abu Dahdah kemudian pulang menemui istrinya dan menceritakan apa yang sudah dilakukannya. Mendengar cerita Abu Dahdah, sang istri tersenyum dan membenarkan perilaku suaminya itu. Abu Dahdah beserta istri dan anak-anaknya kemudian keluar dari kebun kurma itu karena kebun tersebut sudah menjadi milik orang lain.

Kisah ini sangat inspiratif. Kenapa? Karena ini adalah salah satu kisah yang memberikan pelajaran dan kebesaran Allah bahwasannya barangsiapa yang memberikan pinjaman kepada Allah, maka Allah menggantinya dengan ganti yang jauh lebih baik. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 245, “Siapakah yang mau memberi pinjaman yang baik kepada Allah? Dia akan melipatgandakan (pembayaran atas pinjaman itu) baginya berkali-kali lipat).” (Q.S Al-Baqarah: 245).

600 pohon kurma di dunia tidak ada apa-apanya dengan hadiah kebun kurma di surga kelak. Kisah Abu Dahdah memberikan pelajaran betapa pentingnya bersedekah dan setiap harta yang dimiliki adalah milik Allah, maka pergunakanlah untuk kebaikan di jalan Allah Swt. Semoga kita termasuk orang-orang yang bertakwa.

BACA JUGA