Hari Ibu, Seberapa Pentingkah?

Hari Ibu, Seberapa Pentingkah?


Siti Adidah
19/12/2023

Seringkali kita menganggap beberapa peristiwa yang terjadi adalah momen-momen penting yang kemudian perlu diabadikan. Segala hal yang diabadikan itulah memiliki latar belakang sejarah yang tidak biasa-biasa saja. Seperti halnya peristiwa yang paling penting bagi masyarakat Indonesia yaitu momen kemerdekaan. Maka dari itu, peristiwa tersebut diabadikan dengan cara memperingatinya di setiap tanggal 17 Agustus.

 

Tak lepas dari itu, momen-momen yang lain juga banyak diabadikan pada tanggal-tanggal tertentu, meskipun sejarahnya ya tidak seheroik kemerdekaan. Akan tetapi, setiap momen yang diabadikan pada tanggal tertentu, itu berarti penting untuk kita ketahui sejarahnya dan banyak pembelajaran yang bisa kita ambil. Misalnya Hari Ayah, Hari Guru, Hari Ibu, dan lain-lain. Hari-hari seperti ini punya momen-momen tersendiri untuk sekadar diketahui atau kita peringati.


Baca juga: Hari Ibu dan Kedudukannya dalam Islam!

 

Berbicara perihal itu, Hari Ibu menjadi sorotan karena sebentar lagi menjadi tanggal peringatannya, yaitu tanggal 22 Desember. Tanggal tersebut menjadi peringatan Hari Ibu Nasional. Hari Ibu bukan sekadar memperingati perjuangan para ibu di Indonesia dalam perannya di keluarga, baik untuk anak-anak, suami, dan lingkungan sosialnya. Lebih dari itu, peringatan Hari Ibu mengingatkan kita tentang pentingnya peran perempuan untuk terlibat dalam upaya memajukan bangsa dan diberi ruang dalam berbagai bidang kehidupan, baik pendidikan, pemerintah, sosial, dan lain-lain.

 

Maka dari itu, jika kita bertanya pentingkah Hari Ibu? Jawabannya adalah penting. Sejarah mencatat bahwa peringatan Hari Ibu berawal dari kebangkitan perjuangan perempuan Indonesia. Dibuktikan dengan perjuangan Cut Nyak Dien, R.A Kartini, dan lain-lain. Bahkan sebelum kemerdekaan pun, banyak lahir perkumpulan perempuan Indonesia di berbagai daerah.


Baca juga: Sejarah Pengelolaan Zakat pada Masa Nabi

 

Dilansir dari @Detiknews, pada tahun 1938 diselengarakannya kongres III di Bandung. Hasil kongres tersebut yang melahirkan keputusan untuk menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Mengapa harus tanggal 22 Desember? Karena dianggap sebagai tonggak sejarah kebangkitan perempuan. Kemudian tanggal tersebut dikukuhkan melalui keputusan presiden. Maka resmilah tanggal tersebut menjadi peringatan Hari Ibu Nasional.

 

Pada tanggal itulah kemudian banyak orang yang memperingati Hari Ibu dan menjadikan hari tersebut sebagai hari kasih sayang kepada para ibu di seluruh Indonesia.

BACA JUGA