Hidup Sehat ala Rasulullah saw: Sunah Sederhana yang Kerap Terlupakan

Hidup Sehat ala Rasulullah saw: Sunah Sederhana yang Kerap Terlupakan


Risdawati
08/01/2026
39 VIEWS
SHARE

Hidup sehat sering kali dipahami sebagai gaya hidup modern yang identik dengan biaya besar, pola makan rumit, dan rutinitas yang ketat. Padahal, jauh sebelum konsep kesehatan modern berkembang, Islam telah memberikan panduan hidup sehat melalui teladan Rasulullah saw. Pola hidup beliau sederhana, mudah diterapkan, namun mengandung nilai keberkahan dan manfaat bagi tubuh serta kehidupan secara menyeluruh.

Rasulullah saw mengajarkan bahwa kesehatan adalah nikmat besar yang kerap diabaikan oleh manusia. Dalam sebuah hadis, Beliau saw bersabda:

“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu karenanya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.” (HR. Bukhari).

Hadis ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari amanah yang harus dijaga oleh setiap Muslim.

Prinsip Makan Sehat ala Rasulullah saw

Salah satu sunah yang paling mendasar dalam hidup sehat adalah menjaga pola makan. Rasulullah saw tidak pernah berlebihan dalam makan dan minum. Beliau mencontohkan keseimbangan yang sangat jelas dalam sebuah hadis:

“Tidaklah manusia memenuhi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap yang menegakkan tulang punggungnya. Jika harus lebih, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk napas.” (HR. Tirmidzi).

Prinsip ini mengajarkan pengendalian diri dan kesadaran terhadap kebutuhan tubuh. Makan secukupnya membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik dan mencegah berbagai gangguan kesehatan. Rasulullah saw juga memilih makanan yang alami dan bernutrisi. Kurma dan madu menjadi bagian dari konsumsi beliau. Dalam hadis disebutkan:

“Barang siapa pada pagi hari memakan tujuh butir kurma Ajwa, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun dan sihir.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kurma dan madu dikenal sebagai sumber energi alami yang baik untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh.

Pola Tidur yang Seimbang 

Sunah Rasulullah saw juga terlihat dalam pola istirahat yang teratur. Beliau tidur lebih awal di malam hari, bangun sebelum subuh untuk beribadah, dan terkadang tidur siang sejenak. Pola ini membantu tubuh mendapatkan waktu pemulihan yang cukup tanpa berlebihan.

Allah Swt berfirman:

“Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS. An-Naba: 9).

Ayat ini menegaskan bahwa tidur adalah kebutuhan yang harus dipenuhi secara seimbang. Pola tidur yang baik membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus ketenangan pikiran.

Aktivitas Fisik dan Kebersihan 

Rasulullah saw menjalani kehidupan yang aktif. Beliau terbiasa berjalan kaki dan bergerak dalam aktivitas sehari-hari. Islam memandang kekuatan fisik sebagai nilai penting, sebagaimana sabda Rasulullah saw:

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” (HR. Muslim)

Selain itu, kebersihan menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup sehat. Rasulullah saw sangat menjaga kebersihan tubuh, salah satunya melalui kebiasaan bersiwak. Beliau saw bersabda:

“Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap hendak salat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kebiasaan berwudu dengan sempurna, menjaga kebersihan mulut, dan kebersihan tubuh secara umum berperan besar dalam mencegah penyakit.

Pada akhirnya, hidup sehat ala Rasulullah saw mengajarkan bahwa menjaga tubuh bukanlah perkara rumit. Sunah-sunah sederhana seperti makan secukupnya, memilih makanan yang baik, menjaga pola tidur, aktif bergerak, serta merawat kebersihan merupakan fondasi penting bagi kualitas hidup seorang Muslim. Semua itu menunjukkan bahwa kesehatan adalah bagian dari amanah yang harus dijaga dengan penuh kesadaran.

Ketika sunah-sunah tersebut kembali dihidupkan dalam keseharian, hidup sehat tidak lagi sekadar menjadi tren, melainkan jalan untuk meraih keseimbangan hidup dan keberkahan. Dengan meneladani Rasulullah saw, umat Islam diajak untuk merawat diri secara utuh, menjalani hidup dengan lebih teratur, dan mensyukuri nikmat sehat sebagai karunia besar dari Allah Swt.

 

Author: Nurul Aisyah Rahmawati

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA