Alventure Batch 6: Menyusuri Hutan, Menumbuhkan Kepedulian

Alventure Batch 6: Menyusuri Hutan, Menumbuhkan Kepedulian


Risdawati
20/07/2026
20 VIEWS
SHARE

Bogor, (19/7) - Menjaga lingkungan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, kepedulian tumbuh dari perjalanan menyusuri hutan, menanam satu pohon, lalu memahami bagaimana alam bekerja menjaga kehidupan. Semangat itulah yang dihadirkan dalam Alventure Batch 6 Spesial Komunitas Bersama Serasi yang digelar di Hutan Organik Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Ahad (19/7/2026).

Sebanyak 20 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan edukasi lingkungan dan aksi sosial. Mereka diajak trekking menyusuri Hutan Organik Megamendung, menanam pohon, berdiskusi mengenai pelestarian alam, hingga berbagi kepada masyarakat sekitar. Bersama mitra Shopee, kegiatan ini juga menyalurkan 20 paket sembako kepada adik-adik santri di Pesantren Peradaban Quran Indonesia.

Bagi para peserta, kegiatan ini bukan sekadar wisata alam. Mereka diajak melihat secara langsung bagaimana sebuah kawasan yang dahulu gersang dapat berubah menjadi hutan yang kembali hidup berkat komitmen dan kerja keras selama bertahun-tahun.

Jejak Komitmen Menghidupkan Hutan

Di balik rimbunnya pepohonan Hutan Organik Megamendung, tersimpan kisah panjang tentang upaya memulihkan alam. Pendiri Hutan Organik Megamendung, Rosita, menceritakan bahwa kawasan tersebut dulunya hanyalah lahan kritis seluas sekitar 2000 meter persegi dengan tingkat keasaman tanah (pH) berkisar 2 hingga 4.

“Banyak yang bertanya bagaimana saya bisa membuat hutan. Jawabannya adalah komitmen. Kami sekeluarga memang peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Berbekal konsistensi, kawasan tersebut kini berkembang menjadi hutan seluas sekitar 30 hektare yang membentang di Desa Megamendung dan Desa Gunung Geulis.

Menurut Rosita, hingga saat ini telah ditanam sekitar 44.000 pohon yang terdiri atas 121 jenis pohon endemik. Pulihnya ekosistem juga ditandai dengan hadirnya kembali berbagai satwa liar. Berdasarkan pendataan yang dilakukan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), kini terdapat sekitar 120 jenis satwa yang hidup di kawasan tersebut.

Baginya, keberhasilan memulihkan hutan tidak bisa dilepaskan dari kepedulian banyak orang yang ikut mengambil bagian, termasuk melalui kegiatan seperti Alventure.

“Saya sangat bersyukur karena kegiatan seperti ini benar-benar membantu. Peserta datang menanam pohon, berdonasi untuk lingkungan, sekaligus berbagi sembako kepada anak-anak. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” katanya.

Rosita berharap setiap orang yang datang tidak hanya berhenti pada kegiatan menanam pohon, tetapi juga memiliki kepedulian untuk kembali melihat dan merawat pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik.

Belajar Menjaga Alam Lewat Pengalaman Langsung

Selain menanam pohon, peserta juga diajak mengenal lebih dekat ekosistem Hutan Organik Megamendung. Mereka menyusuri jalur hutan, mengenali berbagai jenis tumbuhan, mengamati satwa yang hidup di dalamnya, serta belajar membuat pupuk organik.

Salah seorang peserta, Mute, mengaku tertarik mengikuti Alventure karena kecintaannya terhadap alam dan keinginannya melihat langsung Hutan Organik Megamendung.

“Acara ini keren banget. Jarang ada kegiatan yang benar-benar mengajak anak muda lebih peduli terhadap lingkungan. Semoga Alventure terus mengadakan kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Saskia. Menurutnya, pengalaman belajar langsung di alam memberikan pengetahuan baru yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas.

“Kami bisa trekking, melihat langsung ekosistem hutan, belajar banyak hal, dan jadi semakin paham pentingnya menjaga lingkungan,” katanya.

Menanam Pohon, Menumbuhkan Harapan

Di penghujung kegiatan, Rosita menitipkan pesan sederhana kepada generasi muda. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menanam pohon di lahan yang gersang.

“Kalau anak muda sekarang tidak mencintai lingkungan, siapa lagi yang akan menjaga alam kita? Indonesia harus kembali hijau,” pesannya.

Alventure Batch 6 menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya berbicara tentang menjaga pepohonan, tetapi juga membangun kesadaran dan menggerakkan lebih banyak orang untuk ikut mengambil peran. Melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama, kepedulian terhadap alam dapat terus tumbuh dan memberi manfaat, baik bagi lingkungan maupun masyarakat di sekitarnya.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA