Hari Laut Sedunia: Menjaga Warisan Biru untuk Masa Depan

Hari Laut Sedunia: Menjaga Warisan Biru untuk Masa Depan


Risdawati
08/06/2026
18 VIEWS
SHARE

Banyak orang mengagumi keindahan laut dari hamparannya yang biru dan luas. Namun, tidak semua menyadari bahwa kehidupan di bumi sangat bergantung pada keberadaan laut. Selain menjadi sumber pangan bagi jutaan manusia, laut juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan iklim dan menopang berbagai ekosistem yang ada di dunia. 

Karena itulah, setiap 8 Juni dunia memperingati Hari Laut Sedunia sebagai pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian laut dan segala kehidupan yang bergantung padanya. 

Gagasan Hari Laut Sedunia pertama kali dicetuskan oleh Pemerintah Kanada dalam Konferensi Bumi (Earth Summit) di Rio de Janeiro, Brasil, pada 1992. Meski demikian, peringatan ini baru diakui secara resmi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2008 dan mulai diperingati setiap tahun sejak 2009. 

Sejak saat itu, Hari Laut Sedunia menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya laut bagi kehidupan. Berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi lingkungan, ilmuwan, hingga generasi muda di berbagai negara, turut terlibat dalam kampanye dan aksi nyata untuk menjaga kesehatan laut. 

Perhatian terhadap laut semakin penting di tengah berbagai ancaman yang dihadapinya. Sampah plastik, pencemaran, kerusakan ekosistem pesisir, dan perubahan iklim menjadi tantangan yang dapat mengganggu keseimbangan kehidupan laut. Jika dibiarkan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh biota laut, tetapi juga manusia yang bergantung pada sumber daya tersebut. 

Bagi Indonesia, menjaga laut memiliki arti yang sangat penting. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kekayaan laut yang melimpah, termasuk ekosistem mangrove dan padang lamun yang mampu menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Potensi yang dikenal sebagai karbon biru ini berperan penting dalam membantu mengurangi dampak perubahan iklim sekaligus menjaga keanekaragaman hayati. 

Menjaga laut tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tidak membuang sampah ke sungai maupun laut, serta mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan merupakan bentuk kontribusi sederhana yang dapat dilakukan oleh setiap orang.

Dengan demikian, setiap sampah yang tidak dibuang sembarangan, setiap upaya menjaga lingkungan pesisir, dan setiap kepedulian terhadap ekosistem laut mungkin terlihat kecil. Namun, dari langkah-langkah sederhana itulah keberlangsungan laut dapat terus terjaga.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA