Sabar juga Ada Batasnya! Kata Siapa?

Sabar juga Ada Batasnya! Kata Siapa?


Siti Adidah
15/09/2023

Seringkali kita mendengar kata-kata “Sabar juga ada batasnya!” Tidak sedikit orang yang mengucapkan hal tersebut, mungkin kita salah satunya. Kalau dilihat dari kaca mata manusia, wajar jika dikatakan sabar ada batasnya, karena manusia macam kita banyak keterbatasan, termasuk terbatas dalam segi mengatur emosi.

Akan tetapi, kebenarannya adalah sabar itu tidak memiliki batas. Ketika sabar dikatakan ada batasnya, itu namanya bukan sabar, tetapi kita sedang berhenti untuk bersabar. Salah satu hal yang paling sulit memang bersabar. Apalagi ketika kita sedang diuji atau mendapatkan cobaan dari Allah Swt. Tanpa sabar, segala ujian yang kita dapatkan akan dipandang sebagai musibah semata. Tetapi ketika kita memiliki kesabaran, maka segala cobaan yang terjadi tidak lain adalah untuk membuat iman kita lebih kuat, membuat kita kembali belajar tentang takdir, membuat kita belajar tentang keikhlasan, dan kita akan memandang suatu masalah bukan sebagai musuh, tetapi teman. Teman yang menemani proses bertumbuhnya kita selama menjalankan hidup sebagai manusia.

Baca juga: Katanya Mau Disebut Orang Beriman, Apa Boleh Sebercanda Itu?

Kalau kita mengingat sedikit kisah Nabi Ayub, seseorang yang diuji oleh Allah dengan penyakit yang luar biasa, diuji juga dengan kehilangan keluarga dan hartanya, akan tetapi bagaimana sikap beliau? Ia tetap Nabi Ayub yang memiliki kesabaran yang luar biasa dan menganggap ujian itu adalah bentuk kecintaan Allah Swt. kepadanya. Sesungguhnya, kita sebagai manusia tidak akan dikatakan beriman sedangkan kita tidak diuji.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an surah Al-Ankabut ayat 2-3, “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Q.S Al-Ankabut: 2-3).

Kesabaran tidak pernah memiliki batas, kitalah yang seringkali melabelkan kata “sabar ada batasnya”. Padahal, balasan bagi orang-orang yang bersabar adalah pahala tanpa batas. Sebagaimana Allah Swt., berfirman dalam Al-Qur’an surah Az-Zumar, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Q.S Az-Zumar: 10). 

Baca juga: Jangan Lakukan 3 Hal Ini Kalau Kamu Tidak Mau Rezekimu Sulit!

Selain mendapatkan pahala tanpa batas, Allah juga mencintai orang-orang yang sabar dan bersamanya. Sabar bukan berarti pasif, melainkan aktif. Aktif mencari solusi ketika kita mendapakan suatu permasalahan dan menyikapinya dengan tenang.

BACA JUGA