Wonogiri, (14/2) – Anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Gemah Ripah di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, mulai mengintensifkan aktivitas perawatan tanaman padi. Langkah ini dilakukan guna memastikan pertumbuhan tanaman tetap sehat dan mencapai target panen yang optimal.
Rangkaian perawatan yang dilakukan para petani meliputi pemupukan susulan, matun (pembersihan gulma secara manual), hingga penyemprotan nutrisi dan obat-obatan pertanian. Fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan produktivitas lahan sekaligus membentengi tanaman dari ancaman hama serta penyakit yang kerap muncul di musim tanam kali ini.
Perwakilan anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Gemah Ripah menyampaikan bahwa rutinitas ini menjadi kunci keberhasilan panen. “Perawatan intensif ini adalah ikhtiar kami agar padi tumbuh subur dan hasil panennya nanti bisa maksimal sesuai harapan,” ujarnya.
Kelancaran aktivitas perawatan ini tidak lepas dari dukungan Program Rumah Pembiayaan Pertanian (RPP). Hadirnya program ini dirasakan sebagai angin segar bagi para petani di Ngadirejo, khususnya dalam meringankan beban biaya produksi yang selama ini menjadi tantangan utama.
Melalui skema pembiayaan yang disediakan oleh Program Rumah Pembiayaan Pertanian (RPP), petani kini lebih mudah mengakses kebutuhan dasar pertanian, seperti pembelian pupuk berkualitas dan obat-obatan pelindung tanaman, yang sebelumnya sering kali terkendala oleh masalah keterbatasan modal.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya program RPP ini. Biaya untuk beli pupuk dan obat-obatan tidak lagi menjadi beban berat bagi anggota,” tambah salah satu perwakilan petani.
Dengan perawatan yang terjaga dan dukungan sarana produksi yang memadai, para petani berharap siklus tanam kali ini dapat memberikan hasil terbaik, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan di wilayah Eromoko dan sekitarnya.