Kesenangan Hati Datang Saat Berbagi pada Orang yang Tepat

Kesenangan Hati Datang Saat Berbagi pada Orang yang Tepat


Siti Adidah
15/06/2022

“Berbagi dengan sesama memang menjadi ajaran untuk umat muslim, karena sebagian pendapatan kita ada hak milik orang lain. Jadi ada sebagian harta yang harus kita keluarkan, baik itu lewat sedekah, infak dan yang utama zakat,” ungkap Yoke.

Yoke Syamsidar, merupakan salah satu muzakki setia LAZ Al Azhar yang memiliki hobi traveling. Dibalik aktivitasnya mengurus keluarga, ibu tiga anak ini memiliki sikap senang berbagi dan peduli terhadap kerabat juga orang lain. Secara rutin ia turut mendukung program-program pemberdayaan LAZ Al Azhar. 

Kesenangan berbagi ia miliki berkat didikan kedua orang tuanya. Sejak kecil keluarga Yoke telah menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam berbagi. Salah satu contohnya ketika lebaran datang ibundanya kerap meminta Yoke untuk mengantarkan makanan untuk saudara, tetangga, dan orang-orang sekitar.

“Pendidikan berbagi itu sudah saya terima sejak kecil. Ya, dimulai dari hal-hal sederhana, seperti berbagi makanan untuk tetangga. Tapi, justru dari yang sederhana itu kita jadi paham arti pentingnya berbagi bisa menghadirkan kesenangan, apalagi jika diterima oleh orang yang tepat,” katanya. 

Menurut Yoke, pengalaman dan keberkahan dari berbagi nyata dirasakan. Ada kesenangan hati saat ia dapat berbagi dengan orang yang tepat. Misalnya saja saat ada kerabat yang membutuhkan bantuan untuk pendidikan, rasanya bangga bisa menyekolahkan ke perguruan tinggi negeri. Setidaknya kita telah memberikan bekal untuk dia di masa depan. Atau contoh lain saat kita membantu orang lain di jalan atau ke juru parkir, saat mereka mengucapkan ungkapan terima kasih, rasanya hati itu begitu senang dan bersyukur.

Membahas tentang keindahan berbagi, Yoke juga menjadi muzakki di LAZ Al Azhar. Ia telah mempercayakan dana zakat dan sedekahnya selama bertahun-tahun karena menurutnya LAZ Al Azhar merupakan lembaga zakat yang terpercaya.

Menurut Yoke, ia menyukai program-program yang manfaatnya langsung dirasakan orang yang benar-benar membutuhkan. Seperti di desa-desa, ketika warga tidak memiliki mushala atau MCK lalu oleh pihak LAZ Al Azhar membantu menginformasikan melalui WA. Kemudian ia tergerak ikut membantu dan ada rasa bahagia tersendiri. Selain itu, selama proses pembangunan sampai selesai seperti biasa ia selalu mendapatkan laporan melalui WA atau email. 

“Saya yakin dengan LAZ Al Azhar sebagai salah satu lembaga terpecaya untuk mengelola dana zakat dan tentunya paham dengan hukum hukum zakat yang ada di Al Quran. Jadi saya sudah mempercayakan harta saya untuk disalurkan kepada orang-orang yang butuh melalui LAZ Al Azhar,” ungkapnya. 

BACA JUGA