Wonogiri, (15/6) – Momentum ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah membawa dampak ekonomi bagi Kelompok Peternakan Gumbreg Farm di Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Program pemberdayaan peternakan yang diinisiasi Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar tersebut telah berjalan lebih dari satu tahun dan mulai menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat.
Kelompok peternak yang beranggotakan empat orang itu memulai usaha dengan memelihara 15 ekor domba dan kambing (doka) melalui modal awal sebesar Rp15 juta. Setelah menjalani proses penggemukan dan perawatan intensif selama sekitar empat bulan, seluruh ternak dijual kepada LAZ Al Azhar untuk memenuhi kebutuhan program Kurban Bikin Happy 2026.
Dari penjualan hewan kurban tersebut, Gumbreg Farm membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp13 juta. Sesuai kesepakatan, keuntungan dibagi dengan skema 60 persen untuk anggota kelompok dan 40 persen untuk kas kelompok.
Melalui skema tersebut, para peternak menerima total Rp7,8 juta, sedangkan Rp5,2 juta dialokasikan untuk penambahan modal usaha serta dana LAZWAF (Lembaga Amil Zakat, Wakaf, dan Infak).
Keuntungan yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk membeli bibit ternak baru, membangun fasilitas greenhouse, serta membantu memenuhi kebutuhan keluarga para anggota kelompok.
Salah satu anggota Gumbreg Farm, Parso, mengaku bersyukur atas keberlanjutan program tersebut. Menurutnya, manfaat yang diterima tidak hanya berupa tambahan pendapatan, tetapi juga peningkatan pengetahuan di bidang peternakan.
“Selain mendapatkan keuntungan, kami juga memperoleh pendampingan dan ilmu tentang pengelolaan peternakan yang lebih baik. Program ini memberi kesempatan bagi kami untuk berkembang sekaligus berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Keberhasilan pada periode Iduladha tahun ini menjadi indikator positif bagi pengembangan program kemitraan peternakan yang dijalankan LAZ Al Azhar. Program tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas peternak dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.