Agar Tidak Menjadi Orang Tua yang Merugi

Agar Tidak Menjadi Orang Tua yang Merugi


Siti Adidah
19 September 2022, 17:05 WIB

Mendidik dan membesarkan anak merupakan tugas dan tanggung jawab dari kedua orang tuanya. Karena anak adalah titipan yang senantiasa harus dijaga tumbuh kembangnya agar menjadi pribadi yang baik dan sehat.

Sebagai orang tua tentu menginginkan hal terbaik untuk anaknya, menyiapkan bekal untuk masa depan mereka.  Karena sejatinya dengan memiliki anak yang saleh dan salihah menjadi dambaan orang tua agar kelak mampu membuka jalan kebahagiaan di akhirat.

Dalam hal ini terdapat pola asuh yang dapat dilakukan para orang tua agar terjalin interaksi yang mendukung tumbuh kembang anak baik secara fisik, mental, sosial, dan spiritual. Karena setiap anak memiliki keistimewaan masing-masing maka pola asuh yang dilakukan dapat disesuaikan secara kebutuhan. Yuk, kita bahas bagaimana menjalankan peran orang tua agar tidak menjadi orang tua yang merugi!

Menurut berbagai sumber terdapat 5 cara pola asuh anak yang bisa diterapkan oleh para orang tua:

1.      Ayah dan ibu yang kompak

Kekompakan ayah dan ibu tentu sangat berpengaruh terhadap pola asuh yang akan dijalankan agar anak dapat merasa nyaman dan tidak bingung saat belajar dalam membentuk diri. Ayah dan ibu dapat senantiasa berdiskusi mengenai tumbuh kembang anak agar lebih terukur dan sejalan dengan apa yang diharapkan.

2.      Orang tua menjadi contoh yang baik

Anak-anak yang cenderung selalu meniru tentu mengharuskan para orang tua untuk senantiasa memberikan contoh yang baik. Jika anak melakukan kesalahan ada baiknya untuk ditegur secara perlahan dan menjelaskan dampak dari perbuatannya agar tidak mengulangi hal tersebut.

3.      Ajarkan Ilmu Agama

Selain pendidikan formal dinilai penting, pendidikan ilmu agama menjadi bagian dan pembentuk karakter dasar pada tumbuh kembang anak. Agama sendiri merupakan pedoman hidup utama setiap umat dan wajib untuk diajarkan sejak dini.

4.      Disiplin  

Orang tua harus konsisten menerapkan nilai kedisiplinan, bisa dimulai dengan hal-hal yang sederhana seperti merapikan tempat tidur saat pagi hari dan membersihkan piring kotor setelah makan.

5.      Ajarkan untuk senang berbagi

Mengajarkan anak untuk senang berbagi menjadi hal yang tidak kalah penting. Karena dengan berbagi anak akan memiliki kepekaan untuk peduli kepada orang lain dan tidak egois. Anak-anak akan mengingat hal ini di masa dewasa, dan mereka akan berlomba untuk terus berbagi dan berbuat baik.

BERITA POPULER

KATEGORI

TAG

BACA JUGA