Menggeliat di Tengah Sawah, Petani Ngadirejo Sambut Musim Tanam dengan Optimisme

Menggeliat di Tengah Sawah, Petani Ngadirejo Sambut Musim Tanam dengan Optimisme


Risdawati
04/05/2026
6 VIEWS
SHARE

Wonogiri, (01/5) – Kesibukan menyelimuti hamparan sawah di Lingkungan Siyono, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri. Memasuki musim tanam tahun ini, para petani yang tergabung dalam Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Gemah Ripah tampak bersemangat kembali mengolah lahan mereka. Ritme aktivitas pertanian kembali berdenyut, ditandai dengan dimulainya proses tandur atau penanaman padi di sebagian besar lahan anggota.

Sebelum bibit ditanam di lahan utama, para petani menjalani rangkaian proses yang cukup panjang dan teliti. Salah satunya adalah aktivitas ndaud atau ndaut, yakni kegiatan mencabut bibit padi dari persemaian yang telah siap tanam untuk kemudian dipindahkan ke lahan yang telah dipersiapkan. Rutinitas ini menjadi pemandangan yang memberikan harapan baru bagi keberlangsungan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Menopang Harapan lewat Akses Permodalan

Kehadiran aktivitas produktif ini tidak terlepas dari dukungan Program Rumah Pembiayaan Pertanian (RPP). Program ini hadir sebagai katalisator bagi para petani dalam mengatasi hambatan finansial yang kerap menjadi kendala utama di setiap awal musim tanam. Melalui skema pembiayaan berbasis akad syar’i, petani mendapatkan kemudahan akses modal yang digunakan untuk menutupi kebutuhan operasional, mulai dari pembelian benih padi berkualitas, pupuk, hingga obat-obatan penunjang pertanian.

Menopang Harapan lewat Akses Permodalan

Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh para anggota KSM Gemah Ripah. Sirat, salah satu petani anggota kelompok, menuturkan rasa syukurnya atas kemudahan yang didapatkan melalui program tersebut. Menurutnya, bantuan pembiayaan ini meringankan beban petani secara signifikan, sehingga fokus mereka kini dapat sepenuhnya tertuju pada kualitas tanaman.

“Semoga padi yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, ketersediaan air cukup, dan terhindar dari serangan penyakit. Kami berharap produktivitas padi kali ini dapat mencapai hasil yang maksimal,” ujar Sirat di sela-sela aktivitasnya di sawah.

Optimisme yang ditunjukkan oleh para petani di Ngadirejo ini menjadi cermin nyata bagaimana intervensi program ekonomi yang tepat sasaran mampu membangkitkan produktivitas lokal. Dengan pengelolaan lahan yang didukung oleh pembiayaan yang berkelanjutan, KSM Gemah Ripah berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap ketahanan pangan daerah, sekaligus memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga di tengah tantangan iklim dan ekonomi.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA