Karanganyar, (23/4) – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar Jawa Tengah bersinergi dengan Al-Khair Foundation Indonesia menggelar aksi kemanusiaan dan pemberdayaan di Kampung Zakat Desa Jatikuwung, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar. Selain menyalurkan dukungan sarana ibadah, kolaborasi ini difokuskan pada penguatan ekonomi lokal.
Dalam kunjungan tersebut, kedua lembaga menyalurkan sejumlah bantuan berupa Al-Qur’an dan Iqra bagi masyarakat setempat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat aspek spiritualitas warga di kawasan Kampung Zakat tersebut.
Tak hanya bantuan material, kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan kolaborasi lintas lembaga. Perwakilan pendamping masyarakat (Dasamas) mengajak rombongan untuk meninjau langsung geliat UMKM Berkah Bambu. Kelompok usaha ini memproduksi aneka kerajinan anyaman tradisional, seperti tumbu, pithi, kreneng, besek, hingga dunak.
Dalam sesi diskusi, para perajin menyampaikan bahwa kendala utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan akses pasar. Saat ini, jangkauan pemasaran produk anyaman bambu tersebut masih terbatas di wilayah Kecamatan Jatipuro saja.
Merespons kendala tersebut, perwakilan LAZ Al Azhar, Agus Rodiansah, bersama perwakilan Al-Khair Foundation Indonesia, Syukron, menyatakan komitmennya untuk membantu memperluas jangkauan pasar. Keduanya sepakat untuk mengintegrasikan produk UMKM Jatikuwung ke dalam jaringan mitra dan donatur yang dimiliki oleh kedua lembaga.
“Kami berencana mencoba memasarkan produk-produk ini melalui jaringan mitra dan donatur kami agar jangkauannya lebih luas,” ujar Agus.
Senada dengan hal tersebut, pihak Al-Khair Foundation Indonesia juga menegaskan akan memberikan perhatian khusus pada program pemberdayaan ekonomi di Kampung Zakat Jatikuwung. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi kemandirian ekonomi warga melalui program-program yang berkelanjutan.