Niat Puasa Senin Kamis Syawal 2026: Tata Cara dan Hukum Menggabungkannya

Niat Puasa Senin Kamis Syawal 2026: Tata Cara dan Hukum Menggabungkannya


Risdawati
06/04/2026
15 VIEWS
SHARE

Bulan Syawal bukan sekadar penanda berakhirnya Ramadan. Ia adalah bulan yang kaya akan amalan sunah, salah satunya puasa enam hari Syawal yang dapat dimulai sejak 2 Syawal, karena 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri merupakan hari yang diharamkan untuk berpuasa. Pelaksanaannya pun fleksibel, bisa dilakukan berturut-turut maupun selang-seling sesuai kemampuan.

Namun, selain puasa Syawal, ada amalan sunah lain yang juga dianjurkan dan kerap dilakukan secara rutin, yaitu puasa Senin dan Kamis. Ketika keduanya bertemu di bulan Syawal, muncul pertanyaan: bagaimana niat dan tata caranya? Serta, bolehkah menggabungkan niat puasa Senin-Kamis dengan puasa Syawal?

Agar tidak keliru dalam menjalankannya, penting untuk memahami niat, tata cara, serta hukum menggabungkan puasa Senin Kamis dengan puasa Syawal. Berikut penjelasannya.

Niat Puasa Sunah Senin-Kamis dan Puasa Syawal

Niat merupakan hal terpenting sebelum melaksanakan ibadah puasa, karena niat menentukan sah atau tidaknya ibadah yang dijalankan. Oleh karena itu, niat puasa sunah Senin dan Kamis wajib diucapkan baik secara lisan maupun hanya dalam hati.

1. Niat Puasa Sunah Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillahi ta’ala fi syahri syawwaal.

Artinya: Saya niat puasa hari Senin sunah karena Allah Ta’ala di bulan Syawal.

2. Niat Puasa Sunah Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumil khomiisi sunnatan lillahi ta’ala fi syahri syawwaal.

Artinya: Saya niat puasa hari Kamis sunah karena Allah Ta’ala di bulan Syawal.

Niat tersebut dapat dilafalkan saat malam hari atau sebelum Zuhur, dengan syarat belum makan dan minum atau melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Tata Cara Puasa Sunah Senin-Kamis

Tata cara puasa Senin-Kamis di bulan Syawal sama dengan puasa sunah lainnya, yakni dimulai sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Namun, memperjelas niat puasa Senin-Kamis di bulan Syawal dapat menambah kekhusyukan serta menguatkan tujuan ibadah yang dijalankan.

Meski bersifat sunah, puasa ini memiliki keutamaan besar. Selain bernilai pahala, ia juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt dan memperkuat ketahanan diri dalam menghadapi berbagai ujian. Karena itu, penting untuk melafalkan niat dengan tepat agar ibadah yang dilakukan semakin optimal.

Hukum Menggabungkan Niat Puasa Senin Kamis dan Syawal

Sebagian Muslim masih merasa dilema saat hendak menggabungkan niat puasa Senin-Kamis dengan puasa sunah Syawal. Lantas, apakah penggabungan niat dalam puasa sunah diperbolehkan?

Dalam praktik fikih, sebagian ulama membolehkan penggabungan dua niat ibadah sunah tersebut dengan harapan memperoleh keutamaan dari keduanya. Hal ini menjadi salah satu bentuk kemurahan Allah Swt bagi hamba-Nya yang ingin memaksimalkan amal ibadah.

Pada akhirnya, setiap amalan sunah di bulan Syawal adalah peluang untuk meraih keberkahan yang lebih luas. Baik dijalankan secara terpisah maupun digabungkan, semua kembali pada kesungguhan hati dalam beribadah. Semoga setiap niat yang ditanamkan dan setiap ibadah yang dilakukan menjadi jalan menuju rida Allah Swt serta memperkaya kualitas diri sebagai hamba yang terus bertumbuh dalam kebaikan.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA