Menampilkan postingan dengan label "Palestina"
Board of Peace dan Kesabaran Gaza: Keteguhan yang Tidak Pernah Tawar
Risdawati 27/01/2026
Akhir-akhir ini, dunia kembali riuh oleh pengumuman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait pembentukan Board of Peace. Perhatian publik Indonesia pun menguat seiring keikutsertaan Indonesia dalam keanggotaan dewan yang digagas Amerika Serikat tersebut. Keterlibatan ini memunculkan kegelisahan, terutama karena menyangkut masa depan Gaza, Palestina, wilayah yang hingga kini masih berada dalam bayang-bayang penjajahan dan kekerasan.
Pendidikan sebagai Harapan di Tengah Konflik Berkepanjangan
Nurul Aisyahra 24/01/2026
Pendidikan di Palestina hingga awal 2026 berada dalam kondisi kritis akibat konflik berkepanjangan yang merusak infrastruktur sekolah dan menghilangkan akses belajar bagi ratusan ribu anak. Meski memiliki sistem pendidikan formal yang terstruktur, proses pembelajaran terus terganggu oleh kekerasan, keterbatasan fasilitas, serta kesenjangan akses digital. Di tengah situasi darurat ini, berbagai inisiatif lokal dan internasional serta peran aktif pemuda Palestina menjaga pendidikan tetap hidup sebagai bentuk ketahanan, harapan, dan perlawanan non-kekerasan untuk mempertahankan martabat dan masa depan generasi muda.
Abu Ubaidah: Sosok Bertopeng yang Menjadi Lambang Perlawanan
Risdawati 30/12/2025
Abu Ubaidah telah melampaui batas ketenaran biasa. Ia bukan sekadar dikenal, melainkan menjadi sosok yang menempati ruang tersendiri di hati jutaan orang di berbagai penjuru dunia. Nama “Abu Ubaidah” diambil dari Abu Ubaidah ibn al-Jarrah, salah satu sahabat Nabi Muhammad saw yang dikenal sebagai panglima perang, yang menjadi simbol keberanian dan kepemimpinan.
Hari HAM Internasional 2025: Gaza dan Normalisasi Atas Derita yang Tak Berkesudahan
Risdawati 10/12/2025
Memasuki usia ke-77 tahun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) diperingati setiap tanggal 10 Desember, dunia kembali diajak merenungkan komitmen bersama untuk menjunjung martabat dan hak setiap manusia tanpa kecuali.
Saleh Al-Jafarawi, Jurnalis dan Aktivis Palestina, Jadi Korban Kekerasan Milisi
Risdawati 13/10/2025
Jurnalis Saleh Al-Jafarawi telah dikonfirmasi syahid saat meliput bentrokan sengit antara pasukan keamanan dan milisi bersenjata yang terafiliasi dengan penjajah Israel. Al-Jafarawi ditembak di lingkungan Sabra, selatan Kota Gaza, hanya beberapa hari setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku.
Rakyat Gaza Tumpah Ruah Rayakan Gencatan Senjata
Eliyah 09/10/2025
Pengumuman gencatan senjata yang disampaikan oleh perwakilan dari Mesir dan Qatar di Jenewa, sontak memantik euforia yang nyaris tak percaya. Selama 24 bulan terakhir, Gaza hidup dalam bayang-bayang maut yang tak henti menggulung, menyusul agresi militer Israel sejak Oktober 2023 yang oleh banyak pengamat dan badan HAM internasional disebut sebagai bentuk genosida.
Dua Tahun Genosida, Ribuan Warga Gelar Aksi Akbar Bela Palestina di Jakarta
Eliyah 07/10/2025
Jakarta, (07/10) - Dua tahun sejak serangan brutal Israel ke Gaza pecah pada 7 Oktober 2023, derita rakyat Palestina belum juga mereda. Di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Selasa siang, ribuan massa dari berbagai elemen tumpah ruah menyuarakan perlawanan: "Dobrak Blokade, Stop Genosida Gaza!"
Dua Tahun Genosida Palestina: Seruan Iman dan Persatuan Umat Islam
Risdawati 07/10/2025
Tepat hari ini, 7 Oktober 2025, genap dua tahun sejak pecahnya agresi besar-besaran yang menghantam Gaza, Palestina. Dua tahun penuh luka, darah, dan air mata. Ribuan nyawa melayang, jutaan hidup dalam ketakutan, dan bumi yang diberkahi itu berubah menjadi ladang penderitaan.
Force Famine: Senjata Israel Paling Kejam di Gaza
Risdawati 26/09/2025
Memasuki hari ke-720 genosida Palestina, penderitaan warga Gaza kian tak terbayangkan. Pasukan Israel terus menggempur Jalur Gaza lewat serangan udara, tembakan artileri, dan penargetan terhadap warga sipil yang kelaparan. Dunia internasional telah gagal menghentikan kekejaman ini, yang mencerminkan lemahnya komitmen terhadap keadilan dan kemanusiaan. Lebih dari dua juta pengungsi Gaza kini bertahan hidup di tengah kelaparan yang disengaja.
Buku yang Mengalirkan Air di Gaza
Eliyah 26/09/2025
Buku “Sebelum Aku Tiada” karya penulis Indonesia, Asma Nadia, diterbitkan oleh Kelas Menulis Online (KMO), dan bekerja sama dengan LAZ Al Azhar. Lebih dari sekadar bacaan, buku ini menjelma menjadi sarana perjuangan.