Musim Kemarau, KWT Cahaya Gemilang Manfaatkan Lahan Kosong untuk Budidaya Kacang Hijau

Musim Kemarau, KWT Cahaya Gemilang Manfaatkan Lahan Kosong untuk Budidaya Kacang Hijau


Risdawati
21/07/2026
9 VIEWS
SHARE

Cilacap, (21/7) — Musim kemarau mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Cilacap, termasuk warga Desa Dondong. Di tengah kondisi cuaca yang semakin kering, Kelompok Wanita Tani (KWT) Cahaya Gemilang memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk menanam kacang hijau sebagai upaya menjaga produktivitas sekaligus mendukung kegiatan usaha bersama.

Tanaman kacang hijau dipilih karena relatif mudah dibudidayakan pada musim kemarau. Benih cukup ditebar di lahan bekas sawah yang telah diolah tanpa memerlukan pemupukan khusus. Dengan masa tanam sekitar dua hingga tiga bulan, tanaman ini diharapkan dapat dipanen sebelum musim hujan tiba.

Masyarakat berharap ikhtiar yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang baik. Selain berusaha mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia, mereka juga terus bertawakal agar tanaman tumbuh dengan baik hingga masa panen.

Di sisi lain, musim kemarau juga mulai menimbulkan tantangan bagi warga. Ketersediaan air bersih semakin berkurang sehingga berdampak pada kebutuhan konsumsi dan aktivitas sehari-hari. Sejumlah sumur mulai mengering, terutama sumur yang berada di musala dan Saung Ilmu yang selama ini menjadi sumber air utama untuk berbagai kebutuhan masyarakat.

Warga berharap adanya solusi untuk mengatasi keterbatasan pasokan air bersih agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA