7 Adab Bertamu saat Lebaran, Nomor 3 Sering Terlewat!

7 Adab Bertamu saat Lebaran, Nomor 3 Sering Terlewat!


Eliyah
17/04/2024

Hari raya Idulfitri memang identik dengan kegiatan bertamu dan silaturahmi. Salah satu bentuk silaturahmi adalah dengan cara bertamu mengunjungi rumah orang-orang terdekat kita. Terkait silaturahmi, agama Islam menganjurkan hal tersebut karena terdapat hikmah yang luar biasa di dalamnya. Rasulullah saw bersabda:

“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah saw juga mengajarkan kita agar tetap memperhatikan adab ketika bertamu dan bersilaturahmi, berikut adalah adab bertamu dan bersilaturahmi:

1. Mengucapkan salam dan meminta izin

Ketika sampai di rumah orang yang akan kita kunjungi, maka dianjurkan untuk mengucapkan salam dan meminta izin untuk bersilaturahmi. Sebagaimana Allah Swt berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya, yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu selalu ingat.” (QS. An-Nur : 27).

Baca juga: Puasa Sunah Syawal, Perhatikan Keutamaannya!

2. Kembali pulang jika tidak diizinkan untuk bertamu

Dalam hal ini, apabila tuan rumah tidak mengizinkan untuk bertamu misal karena ada keperluan, ada yang sakit atau hal lainnya maka kita harus berlapang dada untuk kembali pulang.

3. Tidak berdiri menghadap pintu masuk dan tidak mengintip lewat jendela

Saat kita bertamu, janganlah berdiri menghadap pintu masuk. Namun, berdirilah membelakangi pintu atau berdiri di samping pintu setelah mengetuk pintu. Kemudian janganlah mengintip ke dalam rumah melalui jendela.

4. Tidak boleh menginap lebih dari tiga hari

Dalam Islam, tamu boleh menginap dengan catatan diizinkan oleh tuan rumah. Tetapi jangan sampai menginap lebih dari tiga hari, hal tersebut agar tidak memberatkan tuan rumah dalam melayani tamu.

5. Meminta izin sebelum makan dan tidak melirik ke kanan dan ke kiri

Jika ingin memakan sesuatu, hendaknya kita sebagai tamu harus meminta izin kepada tuan rumah. Adab selanjutnya tidak melirik ke kanan dan kiri sembari melihat wajah tuan rumah yang sedang makan. 

6. Membawa sesuatu saat bertamu

Ketika hendak bertamu usahakan kita sebagai tamu membawa buah tangan misalnya makanan atau barang. Namun, yang pasti tidak sampai membebani atau memberatkan tamu karena membawa oleh-oleh bisa membahagiakan tuan rumah.

“Berilah hadiah di antara kalian! Niscaya kalian akan saling mencintai.” (H.R. Bukhari)

Baca juga: Benarkah Boleh Batal Puasa Syawal Saat Silaturahmi Lebaran? Intip Hukumnya!

7. Tidak mengintip ke dalam rumah

Adab tamu selanjutnya adalah tidak mengintip isi rumah. Jika misal diizinkan masuk oleh tuan rumah, tamu tidak jelalatan melihat ruangan-ruangan rumah atau bagian rumah.

BACA JUGA