Perhimpunan Filantropi Indonesia Matangkan Rencana Kerja Lima Klaster melalui Kolaborasi Anggota

Perhimpunan Filantropi Indonesia Matangkan Rencana Kerja Lima Klaster melalui Kolaborasi Anggota


Risdawati
24/06/2026
10 VIEWS
SHARE

Jakarta, (24/6) — Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) menggelar Members Gathering 2026 di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Pertemuan yang mengusung tema “Mendorong Implementasi Rencana Kerja Klaster Filantropi Melalui Kolaborasi Anggota” ini menjadi upaya memperkuat sinergi antaranggota sekaligus meningkatkan dampak gerakan filantropi bagi masyarakat Indonesia.

Direktur Utama LAZWaf Al Azhar, Drs. H. Ali Subekhan, M. A., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Aula Buya Hamka yang memiliki nilai historis dan menjadi bagian dari warisan keumatan.

Ia mengatakan pihaknya merasa bangga dapat menjadi tuan rumah dan mendukung penyelenggaraan pertemuan PFI. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas kolaborasi dan memperkuat sinergi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui gerakan filantropi yang tumbuh dari kesadaran publik.

“Kami berharap Perhimpunan Filantropi Indonesia dapat terus bertumbuh dan berkembang sehingga memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Badan Pengurus PFI, Dian A. Purnasari, menegaskan bahwa pengelolaan organisasi berbasis klaster menjadi strategi penting untuk menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks dan dinamis.

Menurut Dian, PFI yang saat ini menaungi hampir 300 lembaga anggota membutuhkan sistem koordinasi yang lebih adaptif agar setiap bidang dapat bekerja secara lebih fokus dan efektif. Melalui pendekatan berbasis klaster, berbagai inisiatif filantropi diharapkan dapat berjalan lebih produktif, kolaboratif, dan memberikan dampak yang lebih besar bagi pembangunan masyarakat.

“Koordinasi berbasis klaster akan membuat proses kerja lebih adaptif sesuai bidang masing-masing. Kami berharap langkah ini dapat memperkuat kolaborasi, memperluas dampak, dan menghasilkan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Indonesia,” kata Dian.

Untuk mendukung implementasi tema utama, Members Gathering 2026 mematangkan rencana kerja yang berfokus pada lima klaster utama. Klaster Pendidikan dikoordinasikan oleh PT Bisa Ruang Nusantara (BIRU) dan Yayasan Dompet Dhuafa Republika. Klaster Kesehatan dipimpin oleh Yayasan Dompet Dhuafa Republika bersama Yayasan Dokter Peduli. Klaster Lingkungan dikoordinasikan oleh Rumah Zakat dan Yayasan Amanah Daya Nusantara (AYANA). Sementara itu, Klaster Kemanusiaan dan Pembangunan dipimpin oleh Human Initiative dan Rumah Zakat, sedangkan Klaster Pendanaan Inovatif dikoordinasikan oleh Kitabisa bersama Rumah Zakat.

Selain pembahasan rencana kerja, kegiatan ini juga menghadirkan sesi Philanthropy Speed Networking yang dirancang sebagai ruang interaktif bagi para anggota untuk menjajaki peluang kerja sama lintas sektor secara lebih cepat dan aplikatif.

Melalui penyelarasan rencana kerja dan penguatan kolaborasi antaranggota, PFI berharap gerakan filantropi di Indonesia semakin solid dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan serta memberikan dampak yang lebih luas bagi berbagai sektor kehidupan.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA