Madu, Kurma, dan Susu: Tiga Makanan yang Dianjurkan Islam untuk Menjaga Tubuh dan Hati

Madu, Kurma, dan Susu: Tiga Makanan yang Dianjurkan Islam untuk Menjaga Tubuh dan Hati


Risdawati
26/06/2026
14 VIEWS
SHARE

Saat hati terasa lelah, pikiran dipenuhi beban, atau semangat mulai menurun, banyak orang mencari pelarian melalui berbagai cara. Padahal, Islam mengajarkan bahwa ketenangan hati tidak hanya diraih melalui ibadah, tetapi juga dengan menjaga tubuh melalui makanan yang baik dan halal.

Di antara makanan yang memiliki keistimewaan dalam Islam adalah madu, kurma, dan susu. Ketiganya beberapa kali disebut dalam Al-Qur’an maupun hadis, serta dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan. Meski bukan “obat” untuk menghilangkan kesedihan, makanan ini dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kebugaran tubuh agar lebih siap menjalani ibadah dan menghadapi ujian hidup.

Madu, Makanan yang Disebut Memiliki Kesembuhan

Allah Swt berfirman dalam Surah An-Nahl ayat 69 bahwa dari perut lebah keluar minuman yang bermacam-macam warnanya dan di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia.

Ayat ini menunjukkan keistimewaan madu sebagai salah satu nikmat Allah. Selain menjadi pemanis alami, madu juga mengandung berbagai zat gizi dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Menikmati madu juga dapat menjadi pengingat akan kebesaran Allah yang menciptakan makhluk kecil seperti lebah mampu menghasilkan makanan yang penuh manfaat. Rasa syukur inilah yang pada akhirnya membantu hati menjadi lebih tenang.

Kurma, Buah yang Dicintai Rasulullah saw

Kurma merupakan makanan yang sangat dekat dengan kehidupan Rasulullah saw. Beliau menganjurkan berbuka puasa dengan kurma dan menjadikannya salah satu makanan yang sering dikonsumsi.

Buah ini mengandung serat, kalium, magnesium, serta gula alami yang dapat menjadi sumber energi. Karena itu, kurma sering menjadi pilihan yang baik ketika tubuh membutuhkan tambahan tenaga.

Selain manfaat gizinya, kurma juga mengingatkan kita pada kesederhanaan hidup Rasulullah saw. Meski memiliki kedudukan mulia, beliau menjalani kehidupan dengan sederhana dan penuh rasa syukur.

Susu, Minuman yang Penuh Keberkahan

Susu juga memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Rasulullah saw mengajarkan doa ketika meminum susu:

“Allahumma baarik lanaa fiihi wa zidnaa minhu” (Ya Allah, berkahilah kami pada susu ini dan tambahkanlah kepada kami darinya).” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah; dinilai hasan sahih).

Dalam hadis yang sama, Rasulullah saw juga menjelaskan bahwa tidak ada minuman yang dapat menggantikan fungsi makanan dan minuman sekaligus sebagaimana susu. Hal ini menunjukkan nilai gizi susu yang istimewa sebagai salah satu nikmat yang Allah karuniakan kepada manusia.

Susu mengandung protein, kalsium, vitamin, serta berbagai nutrisi penting yang membantu menjaga kesehatan tubuh. Mengonsumsinya, terutama pada malam hari atau saat tubuh membutuhkan istirahat, dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat.

Menjaga Hati Dimulai dari Menjaga Diri

Madu, kurma, dan susu bukanlah resep instan untuk menghilangkan kesedihan. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang Muslim hendaknya menjaga tubuh dengan makanan yang halal dan baik, karena tubuh yang sehat akan lebih kuat dalam beribadah.

Yang lebih penting lagi, ketenangan hati tetap bersumber dari kedekatan kepada Allah Swt. Zikir, membaca Al-Qur’an, berdoa, serta memperbaiki hubungan dengan-Nya adalah penawar hati yang paling utama.

Selain itu, makanan ini dapat menjadi bagian dari ikhtiar tersebut. Bukan karena makanan ini memiliki kekuatan spiritual tertentu, tetapi karena Islam mengajarkan umatnya untuk merawat tubuh sebagai amanah, sembari terus memohon ketenangan kepada Allah Swt.

Semoga kita termasuk orang-orang yang mampu menjaga kesehatan jasmani sekaligus memelihara kebersihan hati, sehingga lebih mudah meraih ketenangan dalam setiap keadaan.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA