LAZ Al Azhar dan Prudential Syariah Buka Program SIGAP untuk 20 Pelaku UMKM

LAZ Al Azhar dan Prudential Syariah Buka Program SIGAP untuk 20 Pelaku UMKM


Risdawati
09/08/2026
13 VIEWS
SHARE

Depok, (09/8) — Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar bersama Prudential Syariah resmi memulai Program SIGAP (Satu Inspirasi Generasi Berdampak) untuk 20 pelaku UMKM terpilih dari wilayah Jabodetabek. Bertempat di Rumah Gemilang Indonesia (RGI) Sawangan, Depok, kegiatan perdana ini menjadi awal dari rangkaian delapan kali pertemuan pelatihan kelas yang dilanjutkan dengan pendampingan usaha selama dua tahun.

Program SIGAP berfokus pada industri dan keterampilan barista kopi. Peserta tidak hanya dibekali kemampuan dalam pemrosesan kopi, tetapi juga pengelolaan kemasan (packaging), branding, hingga peningkatan nilai jual produk. Pelatihan juga mencakup technical skill, standar pelayanan dan komunikasi, penguatan pola pikir, strategi penetapan harga (pricing), serta pemasaran digital (digital marketing).

Kegiatan pembukaan dihadiri jajaran pimpinan dan manajemen LAZWaf Al Azhar dan RGI. Hadir Direktur Utama LAZWaf Al Azhar Drs. Ali Subekhan, M.A., Direktur LAZ Al Azhar Iwan Rahmat, Koordinator Corporate Fundraising Sigit Tripurca, Manajemen Program LAZ Al Azhar Ulil Anshor, serta Koordinator RGI yang menaungi Program SIGAP, Alam Maftullah.

Dalam sambutannya, Direktur Utama LAZWaf Al Azhar Ali Subekhan menekankan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan dan membangun motivasi dari dalam diri sebagai bagian dari proses pengembangan usaha. Ia berharap peserta yang saat ini berstatus sebagai penerima manfaat (mustahik) dapat berkembang hingga menjadi pemberi manfaat (muzakki).

“Kalau hari ini teman-teman hadir sebagai penerima manfaat, saya berharap suatu saat dengan mimpi dan perubahan yang nyata, kita naik kelas menjadi pemberi manfaat,” ujar Ali.

Ia menambahkan, keterampilan yang diberikan dalam Program SIGAP diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan usaha secara lebih produktif dan mandiri.

Kolaborasi dengan Prudential Syariah juga mendapat apresiasi dari Koordinator Corporate Fundraising LAZ Al Azhar Sigit Tripurca. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas para pengusaha pemula di bidang barista kopi.

Sigit juga mengingatkan peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara serius karena mereka merupakan peserta terpilih dari kuota yang tersedia. Ia berharap proses tersebut dapat menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan hingga mampu mempresentasikan perkembangan usahanya.

“Kesempatan pelatihan ini sangat spesial karena dari kuota yang ada, teman-teman menjadi bagian terpilih,” kata Sigit.

Pada pertemuan perdana, peserta mengikuti sesi brainstorming bertema “Harapan, Tantangan, dan Kebutuhan Peserta” yang dipandu Direktur LAZ Al Azhar Iwan Rahmat. Sesi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengidentifikasi posisi dan kesiapan bisnis masing-masing, termasuk kebutuhan peningkatan keterampilan teknis, standar service dan communication, penguatan mindset, strategi pricing, hingga digital marketing.

Iwan menjelaskan, delapan kali pelatihan dan masa pendampingan selama dua tahun diarahkan untuk meningkatkan kompetensi peserta sekaligus nilai (value) produk yang mereka kembangkan.

“Kopi tidak cukup hanya enak, tetapi harus memiliki nilai, kenyamanan, dan pelayanan yang ramah. Ketika kualitas dan layanan kita setara dengan standar ahli (expert), pendapatan usaha akan tumbuh, dan dampaknya pun dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar,” jelas Iwan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sosialisasi aturan program serta penandatanganan komitmen keikutsertaan peserta selama program berlangsung. Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Koordinator RGI Alam Maftullah.

Salah satu peserta, Irma, pemilik usaha Juragan Kopi yang telah berjalan selama enam tahun, menyambut baik pelaksanaan Program SIGAP. Ia berharap pelatihan dan pendampingan yang diterimanya dapat membantu mengembangkan usaha sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Harapan saya mengikuti pelatihan Program SIGAP ini adalah semoga usaha yang saya jalankan bisa terus berkembang dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” tutur Irma.

Program SIGAP menjadi bagian dari upaya LAZ Al Azhar dan Prudential Syariah dalam memberikan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan kepada pelaku UMKM. Melalui delapan kali pertemuan pelatihan dan pendampingan usaha selama dua tahun, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, mengembangkan nilai usaha, dan membangun kemandirian ekonomi yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA