Anjuran bagi Laki-Laki untuk Berbuat Baik kepada Saudari Perempuan

Anjuran bagi Laki-Laki untuk Berbuat Baik kepada Saudari Perempuan


Risdawati
13/07/2026
20 VIEWS
SHARE

Hubungan kakak dan adik tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya saling usil, berbeda pendapat, bahkan bertengkar karena hal-hal sepele. Namun, di balik itu semua, saudara tetap menjadi orang terdekat yang akan saling menguatkan dalam berbagai fase kehidupan.

Islam pun memberikan perhatian besar terhadap hubungan ini. Seorang laki-laki tidak hanya diperintahkan berbakti kepada orang tua, tetapi juga dianjurkan berbuat baik kepada saudari perempuannya. Anjuran tersebut bukan sekadar menjaga keharmonisan keluarga, melainkan juga termasuk amalan yang memiliki keutamaan di sisi Allah Swt.

Rasulullah saw bersabda,

“Tidaklah seseorang memiliki tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan, atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu ia memperlakukan mereka dengan baik dan bertakwa kepada Allah dalam mengurus mereka, melainkan baginya surga.” (HR. Tirmidzi, dinilai sahih; maknanya juga diriwayatkan dalam hadis-hadis sahih lain)

Hadis ini menunjukkan besarnya pahala bagi orang yang menyayangi, membimbing, dan memenuhi hak-hak saudari perempuannya. Pada zaman jahiliah, perempuan sering dipandang rendah. Islam kemudian datang mengangkat kedudukan mereka sekaligus mendorong kaum laki-laki untuk menjaga dan memuliakan perempuan dalam keluarganya.

Keutamaan serupa juga disebutkan dalam hadis lain. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha Rasulullah saw bersabda,

“Barang siapa diuji dengan kehadiran anak-anak perempuan, lalu ia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Walaupun hadis ini berbicara tentang anak perempuan, para ulama menjelaskan bahwa semangatnya adalah memuliakan perempuan yang berada dalam tanggung jawab dan lingkungan keluarga. Hal ini sejalan dengan penjelasan Imam An-Nawawi bahwa berbuat baik kepada kerabat dapat diwujudkan sesuai kemampuan, baik dengan harta, bantuan, perhatian, kunjungan, maupun menjaga hubungan silaturahmi.

Lalu, seperti apa bentuk berbuat baik kepada saudari perempuan? Tidak harus selalu berupa bantuan materi. Bersikap lembut, menghormati pendapatnya, membantu saat ia kesulitan, menjaga kehormatannya, menyambung silaturahmi, hingga mendoakannya termasuk bentuk-bentuk kebaikan yang bernilai ibadah.

Di tengah kesibukan saat ini, hubungan antarsaudara sering kali renggang karena jarak atau rutinitas. Padahal, meluangkan waktu untuk menyapa, menanyakan kabar, atau hadir ketika saudari membutuhkan bisa menjadi wujud nyata dari akhlak yang diajarkan Rasulullah saw.

Karena itu, berbuat baik kepada saudari perempuan bukan hanya tentang menjaga hubungan keluarga, melainkan juga menjalankan salah satu ajaran Islam yang penuh kasih sayang. Kebaikan yang diberikan mungkin tampak sederhana, tetapi bisa menjadi amal yang bernilai besar di sisi Allah Swt dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh anggota keluarga.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA