Masih Remaja tapi Sudah Punya Uban? Ini 5 Penyebabnya

Masih Remaja tapi Sudah Punya Uban? Ini 5 Penyebabnya


Risdawati
10/07/2026
14 VIEWS
SHARE

Uban identik dengan rambut yang mulai memutih karena pertambahan usia. Namun, kenyataannya, tidak sedikit remaja yang sudah menemukannya lebih dulu. Hal ini sering memicu rasa khawatir. Apakah normal? Atau justru menjadi tanda adanya masalah pada tubuh?

Jawabannya, belum tentu. Rambut beruban di usia remaja bisa dipengaruhi banyak hal. Sebagian tidak dapat dihindari karena faktor keturunan, sementara sebagian lainnya berkaitan dengan gaya hidup maupun kondisi kesehatan. Berikut beberapa penyebab yang paling sering ditemukan.

1. Faktor Genetik

Jika ayah, ibu, atau anggota keluarga lain mulai beruban sejak usia muda, kemungkinan besar kamu juga dapat mengalaminya. Faktor keturunan berperan besar dalam menentukan kapan produksi melanin, pigmen yang memberi warna pada rambut, mulai berkurang.

Karena dipengaruhi DNA, penyebab ini memang tidak bisa dicegah. Meski begitu, kondisi tersebut umumnya bukan sesuatu yang berbahaya.

2. Stres Berkepanjangan

Stres yang berlangsung terus-menerus ternyata tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga kesehatan rambut. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres kronis dapat mengganggu kerja sel yang bertugas menghasilkan pigmen rambut. Akibatnya, rambut baru tumbuh dengan warna yang lebih pucat hingga akhirnya menjadi putih.

Itulah sebabnya mengelola stres penting, bukan hanya untuk pikiran, tetapi juga bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

3. Kekurangan Vitamin dan Mineral

Tubuh memerlukan berbagai vitamin dan mineral agar rambut tetap sehat. Kekurangan vitamin B12, vitamin D, zat besi, tembaga, atau asam folat dapat menghambat pembentukan melanin sehingga uban muncul lebih cepat.

Mencukupi kebutuhan gizi melalui makanan bergizi seimbang menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan rambut sejak dini.

4. Paparan Polusi dan Radikal Bebas

Asap kendaraan, polusi udara, asap rokok, hingga paparan sinar matahari berlebihan dapat meningkatkan radikal bebas di dalam tubuh. Senyawa ini dapat merusak berbagai sel, termasuk sel yang berperan memberi warna pada rambut.

Mengurangi paparan polusi, menggunakan pelindung kepala saat beraktivitas di luar ruangan, dan menerapkan pola hidup sehat dapat membantu meminimalkan dampaknya.

5. Kondisi Kesehatan Tertentu

Dalam beberapa kasus, uban yang muncul pada usia remaja dapat menjadi bagian dari gejala penyakit tertentu, misalnya gangguan tiroid atau penyakit autoimun seperti vitiligo. Kondisi tersebut dapat memengaruhi produksi melanin sehingga warna rambut berubah lebih cepat.

Meski demikian, penyebab ini relatif jarang. Jika uban muncul secara tiba-tiba dalam jumlah banyak atau disertai keluhan lain, seperti rambut rontok berlebihan atau tubuh mudah lelah, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.

Kenali Penyebabnya, Jangan Langsung Panik

Menemukan uban saat masih remaja memang bisa membuat tidak percaya diri. Namun, satu atau dua helai rambut putih bukan berarti tubuh sedang mengalami penuaan dini.

Yang terpenting adalah mengenali penyebabnya. Jika dipicu faktor keturunan, kondisi tersebut umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Sementara itu, bila berkaitan dengan pola hidup atau masalah kesehatan, perubahan kebiasaan dan penanganan yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan rambut sekaligus kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA