Ramadan adalah bulan penuh keberkahan yang mendorong kaum Muslimin untuk memperbanyak ibadah. Namun sebagian orang tetap merasakan hati sulit khusyuk meskipun suasana spiritual di bulan ini sangat kuat. Padahal pada Ramadan pintu-pintu kebaikan dibuka, setan-setan dibelenggu, dan para malaikat turun, terutama pada malam Lailatul Qadar. Jika hati tetap keras dan ibadah terasa berat, salah satu penyebabnya adalah dosa yang menumpuk sehingga menutup hati dan melemahkan kepekaan spiritual.
Hati adalah pusat kehidupan seorang manusia. Ketika hati sehat, ia mampu menuntun kita pada kebaikan, membimbing amal, dan menumbuhkan ketenangan. Namun, ada beberapa perkara yang secara perlahan bisa merusaknya: membuatnya keras, gelap, bahkan jauh dari rahmat Allah Swt.