Menampilkan postingan dengan label "Islam"
Peran Perempuan dalam Tradisi Infak yang Sering Terabaikan
Risdawati 30/04/2026
Di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang terus berkembang, peran perempuan dalam menopang kesejahteraan keluarga semakin nyata dan tak dapat diabaikan. Kehadiran mereka tidak hanya terlihat dalam kontribusi ekonomi melalui berbagai bidang pekerjaan, tetapi juga dalam peran yang lebih luas, yakni sebagai penjaga nilai kepedulian, pengelola kebutuhan rumah tangga, dan penggerak budaya berbagi.
Makna Sabar dalam Islam yang Sesungguhnya
Risdawati 27/04/2026
Dalam kehidupan, sabar kerap disalahartikan sebagai sikap pasrah tanpa usaha. Padahal, dalam Islam, sabar memiliki makna yang jauh lebih luas dan mendalam. Kesabaran bukanlah tanda kelemahan atau kekalahan, melainkan kekuatan jiwa untuk tetap teguh, tenang, dan terus berikhtiar di tengah berbagai ujian.
Amalan untuk Mencegah Diri dari Fitnah Dajjal yang Wajib Diketahui
Risdawati 24/04/2026
Di tengah derasnya arus informasi dan fitnah yang semakin sulit dibedakan dari kebenaran, umat Islam diingatkan akan satu ujian besar yang kelak datang: fitnah Dajjal. Ia bukan sekadar cerita akhir zaman, melainkan peringatan nyata tentang betapa dahsyatnya ujian keimanan yang bisa menyesatkan manusia dalam sekejap.
Jumat: Hari Raya Mingguan Umat Islam yang Sering Terlewat Maknanya
Risdawati 17/04/2026
Dalam tradisi Islam, hari Jumat bukan sekadar penanda akhir pekan. Ia memiliki kedudukan istimewa yang bahkan disebut sebagai “hari raya mingguan” bagi umat Islam. Namun, tidak semua memahami mengapa hari ini begitu dimuliakan.
Produktivitas dalam Islam: Menyulam Waktu, Niat, dan Amal
Risdawati 14/04/2026
Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, kata produktif kerap diartikan sebagai sibuk, penuh jadwal, atau menghasilkan sebanyak mungkin. Semakin padat aktivitas, seseorang pun semakin dianggap berhasil. Namun, Islam memandang produktivitas dengan kacamata yang lebih dalam. Ia tidak berhenti pada seberapa banyak yang kita lakukan, melainkan pada seberapa bernilai setiap detik yang kita jalani di hadapan Allah Swt.
Tata Cara Berbuka Puasa Sesuai Sunah Rasulullah saw
Nurul Aisyah 04/03/2026
Tata cara berbuka puasa sesuai sunnah Rasulullah saw adalah menyegerakan berbuka saat waktunya tiba dengan sesuatu yang ringan seperti kurma atau air, kemudian menunaikan salat Maghrib, dan setelah itu baru menikmati makanan utama. Tuntunan ini menunjukkan keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan kewajiban ibadah.
Sinergi Pemdes, LAZ, dan Swasta Hidupkan Majelis Taklim di Mangkalapi
Risdawati 12/02/2026
Tanah Bumbu, (12/2) – Pemerintah Desa (Pemdes) Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, secara konsisten menguatkan sektor keagamaan melalui kolaborasi bersama LAZ Al Azhar dan CV Aqsha. Sinergi tersebut diwujudkan dalam penyelenggaraan Majelis Taklim yang digelar rutin setiap malam Kamis di Aula Kantor Desa Mangkalapi.
Capek Selalu Bilang Iya? People Pleaser dan Batas Diri dalam Islam
Risdawati 09/02/2026
“Selalu bilang iya, meski hati lelah. Takut mengecewakan orang lain, tapi lupa menjaga diri sendiri.” Menjalani kehidupan di zaman sekarang memang tidak mudah. Menjadi orang jahat jelas keliru, tetapi menjadi orang yang terlalu baik pun kerap berujung pada luka yang tak terlihat. Dalam keseharian, kita sering terjebak dalam dorongan untuk menyenangkan orang lain, bahkan ketika itu harus mengorbankan perasaan, batas diri, dan kejujuran hati sendiri.
Memberi Ruang untuk Pulih dalam Perspektif Islam
Nurul Aisyahra 21/01/2026
Islam memandang bahwa manusia tidak hanya memiliki jasad, tetapi juga hati dan jiwa yang bisa lelah serta terluka oleh berbagai pengalaman hidup. Setiap pergulatan batin, rasa sedih, dan kecemasan tidak pernah luput dari perhatian Allah Swt. Karena itu, Islam mengajarkan pentingnya kasih sayang, empati, dan kelembutan dalam menyikapi diri sendiri maupun sesama yang sedang berjuang. Memberi ruang untuk pulih, menemani tanpa menghakimi, serta menghadirkan ketenangan melalui kedekatan kepada Allah Swt merupakan bagian dari pengamalan nilai rahmah dalam Islam.
Asma’ binti Yazid: Sang Juru Bicara Kaum Wanita
Risdawati 09/01/2026
Dalam sejarah Islam, terdapat banyak sosok perempuan mulia yang memiliki peran besar dalam perkembangan dakwah, meskipun kisahnya tidak selalu dikenal luas. Salah satunya adalah Asma’ binti Yazid radhiyallahu ‘anha, seorang shahabiyah Anshar yang dikenal sebagai Sang Juru Bicara Kaum Wanita. Julukan ini bukan sekadar sebutan, melainkan cerminan keberanian, kecerdasan, dan kepedulian beliau terhadap berbagai masalah kaum perempuan di masa Rasulullah saw. Dengan adab yang tinggi dan pemahaman agama yang baik, Asma’ menunjukkan bahwa perempuan memiliki ruang untuk bertanya, berdialog, serta memperjuangkan pemahaman agama secara mendalam tanpa keluar dari batas-batas syariat.