Mencetak Kader Hafidz Al Qur’an Yang Terampil Bersama RGI Aceh

Mencetak Kader Hafidz Al Qur’an Yang Terampil Bersama RGI Aceh


Khaerun Nisa
24/06/2022

Aceh - Rumah Gemilang Indonesia (RGI) Aceh tengah berupaya melakukan pengembangan kapasitas santri di bidang Tahfidz Al Qur’an. Kelas Tahfidz ini dibuka atas inisiatif dari manajemen RGI Aceh untuk mencetak kader penghafal Al Qur’an yang terampil. Selain santri mendapatkan pelatihan dalam menggali potensi serta skill di bidang kelistrikan, otomotif teknik sepeda motor, dan tata busana, mereka juga dididik untuk tetap mencintai Al Qur’an.

Ustadz Azwir, selaku Instruktur Spiritual Care Community (SCC) mengajarkan cara menghafal Al Qur’an dengan menggunakan metode 3T + 1M. Pada Setiap malam Selasa, Rabu, dan Jumat para santri secara bergantian menyetor hafalan selama 2 jam, sisanya mereka melakukan muroja’ah sendiri.

Metode 3T + 1M merupakan proses penghafalan Al Qur’an melalui:

1. Talqin atau Tasmi. Talqin berarti seorang ustadz membacakan Al Qur’an untuk kemudian diikuti      oleh para santrinya. Kemudian Tasmi berarti seorang murid membaca Al Qur’an untuk didengarkan oleh ustadz.

2. Tafahhum, para santri belajar dalam memahami arti dari bacaan Al Qur’an yang akan dihafal.

3. Tikrar, proses dimana para santri mengulang-ulang bacaan hingga hafal.

4. Muraja’ah, para santri akan terus mengulangi kembali bacaannya.

Menurut Ustadz Azwir, kedepan dengan adanya kelas Tahfidz Al Qur’an yang menggunakan Metode 3 T + 1 M ini semakin banyak santri yang menjadi hafidz dan hafidzah, karena Aceh memiliki julukan Serambi Mekkah dengan generasi muslim terbanyak. 

“RGI Aceh ingin mencetak penghafal Al Qur’an, karena dengan menghafal Al Qur’an mereka banyak mendapatkan fadhilahnya seperti memberi syafa’at di hari kiamat, dapat menjauhkan diri dari perbuatan maksiat, mendapatkan pertolongan Allah, dan menjadikan gaya hidup lebih islami,” ucapnya.

Demi menunjang proses pembelajaran, RGI Aceh terus berikhtiar untuk menyediakan fasilitas berupa Al Qur’an terbaru dan fasilitas pendukung lainnya demi mencetak hafidz yang memiliki kualitas lebih, tidak hanya memelihara hafalan dan qira’ah, tapi jadi aktualisasinya dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA