Tanah Bumbu, (22/5) – Pemerintah Desa Mangkalapi bersama seluruh elemen masyarakat menggelar aksi gotong royong massal melalui gerakan Jumat Bersih. Kegiatan ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan desa, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna, tokoh masyarakat, hingga warga setempat yang turun langsung membersihkan lingkungan wilayah setempat.
Aksi kebersihan ini merupakan tindak lanjut nyata dari program yang diinisiasi langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam membangun kembali budaya hidup bersih sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta gotong royong menyisir dan membersihkan setiap sudut wilayah, mulai dari jalan utama desa, fasilitas umum, hingga saluran air. Fokus utama dari pergerakan ini adalah meminimalisasi tumpukan sampah guna menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, serta bebas dari potensi penyebaran penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup warga.
Selain berfokus pada kebersihan fisik, gerakan ini juga mengemban misi sosial yang kuat. Aksi nyata ini menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kembali kepedulian terhadap lingkungan dan melestarikan budaya gotong royong yang mulai mengikis di masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi di tingkat desa dalam mendukung visi Bupati Tanah Bumbu untuk mewujudkan kawasan yang bersih dan berkarakter.
Melalui kegiatan Jumat bersih dan penataan lingkungan yang lebih rapi, estetika dan kenyamanan Desa Mangkalapi diharapkan meningkat, sehingga desa ini menjadi tempat tinggal yang layak dan ideal, baik bagi warga lokal maupun tamu yang berkunjung. Momentum kerja bakti ini pun dimanfaatkan oleh para tokoh dan aparat desa untuk mempererat tali silaturahmi serta berkomunikasi secara lebih santai di luar agenda formal pemerintahan.
Aksi kolektif ini pada akhirnya menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar terhadap kelestarian lingkungan selalu dimulai dari konsistensi kebiasaan kecil yang dikerjakan secara bersama-sama.