LAZ Al Azhar dan DKM At-Tawwaab Jalin Kerja Sama Kelola Dasamas Center Bogor

LAZ Al Azhar dan DKM At-Tawwaab Jalin Kerja Sama Kelola Dasamas Center Bogor


Risdawati
16/04/2026
16 VIEWS
SHARE

Bogor, (15/4) – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar resmi menjalin kerja sama strategis dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Tawwaab untuk mengelola Dasamas Center di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Gedung tersebut diproyeksikan menjadi pusat peradaban sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah nyata kedua pihak dalam mengoptimalkan aset umat. Dasamas Center, yang berlokasi tepat di samping Masjid At-Tawwaab, kini dialihfungsikan menjadi wadah integrasi berbagai program, mulai dari pendidikan, pelatihan keterampilan hingga aksi sosial keagamaan.

Gedung yang merupakan aset wakaf kelolaan LAZ Al Azhar ini akan difungsikan menjadi pusat bagi para aktivis dakwah untuk melahirkan inovasi program yang mampu menjangkau warga secara luas.

Direktur Operasional LAZ Al Azhar, Rahmatullah Sidik, menekankan bahwa optimalisasi aset wakaf harus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, terutama kelompok duafa.

“Dasamas Center adalah amanah wakaf yang kami terima. Kami ingin kehadiran gedung ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bogor, khususnya duafa serta aktivis dakwah dan sosial di Tegal Gundil. Kami berharap keberkahan aset ini mengalir untuk semua,” ujar Rahmatullah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DKM Masjid At-Tawwaab, Rufi'i, menyatakan optimismenya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, Dasamas Center adalah solusi atas kebutuhan ruang syiar Islam yang lebih luas dan variatif untuk berbagai lapisan usia.

“Alhamdulillah, proses ini berjalan lancar. Harapan kami, kerja sama ini berkelanjutan untuk memperkuat kegiatan dakwah, seperti pesantren kilat hingga pelatihan keterampilan. Semoga ini menjadi amal jariyah dan memberi manfaat luas bagi umat di sekitar masjid,” tutur Rufi'i.

Acara yang berlangsung hangat tersebut dihadiri oleh pengurus DKM, manajemen LAZ Al Azhar, serta tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model percontohan dalam pengelolaan aset wakaf produktif yang mandiri serta berorientasi pada kemaslahatan publik.

Perasaan kamu tentang artikel ini?

BACA JUGA