Jakarta, (27/1) - Kolaborasi terjalin antara Bank Jakarta dan LAZ Al Azhar dalam mendorong peningkatan usaha yang dijalankan UMK melalui kegiatan Workshop Halalpreneur yang digelar di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Selasa (27/1).
Upaya menciptakan pegiat halalpreneur menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing produk di pasar luas. Selaras dengan program pemberdayaan wirausaha yang dijalankan LAZ Al Azhar dalam mengembangkan bisnis menggunakan prinsip syariah yang melibatkan pendampingan berkelanjutan. Sinergi ini dilakukan demi menjamin kehalalan produk dari hulu ke hilir, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga penyajian.
Kegiatan workshop Halalpreneur sekaligus penandatanganan perjanjian kerjasama dihadiri langsung oleh Zahrudin Sulthoni, selaku Ketua YPI Al Azhar Bidang Dakwah dan Sosial, Direktur Utama LAZWaf Al Azhar, Abu Hurairah, Direktur LAZ, Iwan Rahmat, Pemimpin Grup Syariah, Eko Filtra, Excecutive Business Unit Usaha Syariah, Ahmad Zulva, Pemimpin Divisi Bisnis Mikro 1 Jaeni Miftah F, Pemimpin Bank Jakarta Cabang Kebayoran Baru, Regie Ira Puspita dan Fitriyanto, Pemimpin Kantor Cabang Pembantu Cirendeu.
LAZ Al Azhar sendiri telah memiliki 69 kelompok pegiat UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.
Abu Hurairah, menyampaikan bahwa besar harapannya kolaborasi ini terus menguat dan manfaatnya berkelanjutan. Apresiasi kepada Bank Jakarta atas komitmen kerjasama dalam meneruskan program-program kebaikan bersama LAZ Al Azhar.
“Pendampingan UMK ini tidak hanya pemberian modal namun juga pembentukan ekosistem ekonomi berkelanjutan,” ujarnya.
Pada akhir acara, bantuan sembako dari hasil penghimpunan donasi via aplikasi JakOne Mobile Bank Jakarta disalurkan untuk 50 pelaku UMK yang hadir, selain itu 75 paket bantuan peralatan kebutuhan dapur dari Locknlock diberikan untuk menunjang usaha mereka.