Aceh Tamiang, (17/1) – Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Relawan Tanggap Bencana LAZ Al Azhar terus melakukan pendampingan bagi warga terdampak. Di Desa Alur Jambu, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, relawan turun langsung membantu warga memenuhi kebutuhan harian di tengah keterbatasan akses pascabencana.
Salah satu relawan LAZ Al Azhar, Yasir, membantu warga ke titik pengambilan air bersih di pinggir jalan desa setempat. Sumber air ini merupakan inisiatif warga yang menyalurkan air pegunungan menggunakan pipa paralon dari perbukitan, setelah akses air bersih ke rumah-rumah lumpuh akibat tertimbun material longsor.
Yasir mendampingi Safaruddin, warga Desa Alur Jambu, yang setiap pagi harus mengambil air menggunakan sepeda motor. Meski kondisi jalan masih berlumpur dan licin, relawan tetap sigap membantu mengangkat jeriken air ke atas kendaraan warga.
“Pagi ini kami mendampingi Pak Safaruddin untuk mengambil air. Air ini sangat vital untuk kebutuhan mencuci pakaian, peralatan makan, dan keperluan di tenda pengungsian. Kami hadir untuk memastikan warga tidak berjuang sendirian,” ujar Yasir di sela kegiatan.
Kehadiran relawan yang terlibat langsung dalam pekerjaan fisik memberikan dampak nyata bagi para penyintas. Safaruddin mengaku terbantu dengan pendampingan tersebut, meski masih harus bertahan dalam kondisi darurat di tenda pengungsian.
Aksi pendampingan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan LAZ Al Azhar dalam memberikan dukungan moril dan tenaga kepada warga terdampak bencana. Saat ini, fokus relawan diarahkan pada upaya mempermudah aktivitas harian masyarakat yang terhambat akibat kerusakan lingkungan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.
Melalui kehadiran relawan di tengah masyarakat, diharapkan dapat meringankan beban fisik dan psikologis para penyintas di Kecamatan Bandar Pusaka selama masa pemulihan berlangsung.